Antara Wisata Dan Dermaga Di Ibu Kota Anambas

SAMUDERAKEPRI.CO.ID, ANAMBAS – Kabupaten Kepulauan Anambas, terdiri dari 255 buah pulau. 26 buah pulau diantaranya sudah berpenghuni. Sementara 229 buah pulau lagi, belum berpenghuni. Tapi perlu diingat Bahwa belum berpenghuni, bukan berarti tidak ada yang menguasai bahkan memiliki.

Tersebutlah kisah, bahwa diantara 26 buah pulau tersebut, bernama Pulau Siantan dengan ibu kota bernama Terempak (Tarempa).

Disinilah terdapat sebuah dermaga sebagai pelabuhan barang dan orang, pada satu titik dermaga saja. Dengan panjang teresterial dermaga tidak lebih dari 200 meter, kapal barang dan orang berhimpitan menunggu jadwal bongkar muat, naik turun penumpang.

Lihatlah, ada Kapal barang Tol Laut, lihatlah ada kapal penumpang Bukit Raya, lihatlah ada kapal cargo Jakarta dan lihatlah ada kapal Yacht yang sedang kebingungan mau berlabuh dimana. Ini belum lagi beberapa kapal kayu yang lego jangkar di laut, tidak jauh dari dermaga menunggu kesempatan untuk menaikkan dan menurunkan barang milik masyarakat.

Mungkin hal seperti ini tidak terlihat dinegeri lain. Namun di Kabupaten Kepulauan Anambas yang berpenduduk 48 ribu jiwa, hal ini sudah biasa.

Belum lagi bila kondisi seperti ini tiba-tiba hadir sebuah Kapal Perang Indonesia. Sudah sudah pasti semua kapal, akan bergerak menjauhi pelabuhan dan lego jangkar di laut, sampai Kapal Perang itu bergerak pergi melaksanakan tugas negara di laut NKRI.

Sebagai daerah yang terletak di laut china selatan dan berjarak 365 mill dari pusat pemerintahan propinsi Kepulauan Riau dan berbatas dengan negara tetangga, Malaysia, Thailand dan Vietnam, Kabupaten Kepulauan Anambas, sangat bergantung dengan transportasi laut. Baik sebagai distribusi barang maupun distribusi orang. Dan jangan heran, kalau beberpa pengusaha nekad membangun dermaga beton sendiri untuk mendukung usahanya. Legal atau ilegal, urusan belakangan.

Keberadaan Kapal Tol Laut, yang merupakan sebuah program Nawacita Presiden RI, nampaknya belum bisa terdukung oleh daerah. Kemampuan keuangan daerah, keterbatasan anggaran untuk membebaskan lahan, menjadi suatu kendala yang belum mampu ditanggulangi oleh pemerintah setempat.

Oleh sebab itu peluang investasi yang paling strategis untuk dilakukan di Kabupaten Kepulauan Anambas adalah, pembangunan pelabuhan milik swasta dan pembangunan pangkalan bahan bakar minyak, sebagai kebutuhan primer transportasi laut.

BBM dan Dermaga, bukanya untuk kebutuhan mobilitas barang dan orang, namun para wisatawan asing selalu mengeluhkan kesulitan BBM dan Air Bersih, sebagai bekal mereka melanjutkan perjalanan. Tidak jarang kita melihat wisatawan asing yang singgah di Kota Tarempa, membawa Dirigen kosong bahkan bekas minuman air mineral, keluar masuk pelosok pasar dan pemukiman mencari pedagang BBM eceran.
Oleh sebab itu, peranan dunia usaha sangat membantu dan menjadi peluang bila hal ini dilirik dari sektor investasi.

Keberadaan dermaga yang layak berikut sarana prasarana pelabuhan yang lengkap, akan menjadi sebuah upaya strategis didalam menstabilkan jalannya usaha ekonomi makro dan mikro di Kabupaten Kepulauan Anambas.

Diakui berbagai usaha telah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas, untuk bisa mendapatkan perhatian dari Pemerintah Pusat. Ternyata belum membuahkan hasil. Bahkan ada upaya agar Pemerintah Daerah memanfaatkan biro jasa yang ujung-ujungnya menghabiskan anggaran daerah.
Peluang di Kabupaten Kepulauan Anambas, baik usaha jasa transportasi, usaha perikanan dan pengolahan hasil perikanan termasuk usaha budidaya perikanan ekonomis penting serta pengembangan wisata laut yang sangat menjanjikan, “terbuka” luas.

Banyak investor yang datang, hanya meminta fasilitas, dan hasilnya mengecewakan, namun Kabupaten Kepulauan Anambas, selalu well come dan servent (melayani) dengan kunjungan siapa saja yang datang.

Kini sudah saatnya Kabupaten Kepulauan Anambas, wajib dilirik oleh investor yang serius didalam melihat peluang investasi, khususnya pada sektor perikanan dan pariwisata yang didukung dengan fasilitas transportasi sebagai sarana mobilisasi orang dan barang.

Kabupaten Kepulauan Anambas, negeri sunyi yang selalu riuh dengan potensi. (Ramadhan)

Tagged with

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

www.000webhost.com