Aset Nasional Jembatan Barelang Icon Kebanggaan, Milik Siapa…?

Jembatan Barelang Bukan Tempat Area Parkir Semau Gue

samuderakepri.co.id – Batam, Kota Batam pada masa kini cukup pesat laju perkembangannya baik dari sisi pola pembangunan maupun penerapan instrument teknologi tinggi bukan sekedar seremonial isapan jempol belaka. Walaupun disana-sini masih terdapat atau di temukan pernak-pernik yang menghiasi hubungan kerja professional yang baik pula. Sebab tiada satupun makhluk di muka bumi ini yang sempurna di dalam langkah sejarah hidupnya.

Diantara pola pembangunan dan penerapan instrument tekhnologi tinggi di Kota Batam adalah Jembatan Barelang sebagai ikon kebanggaan Kota Batam tapi milik siapa dan untuk apa jembatan itu di bangun…?

Dari sekian banyaknya pengunjung berfoto selfie mengambil cuti kerja berasal dari luar Kota Batam seperti Joko, Helmi, Candra, Fani dan Wulan menyampaikan suara yang sama “Jembatan Barelang punya orang Batam terasa nyaman, indah dan kagum melihat struktur bangunannya, apalagi panorama alamnya sejuk dipandang mata. Kami di sini berkunjung ke tempat keluarga/saudara dan pengen melihat langsung Jembatan Barelang. Tapi setelah melihat keindahannya kok ada rasa pengen tinggal di sini. Kami juga sudah jalan ketempat wisata lainnya yang cukup indah dan berkesan. Sudah seharusnya orang Batam menjaga dan merawat icon kebanggaannya agar tetap asri dan dapat bertahan lama supaya dapat di nikmati pula oleh anak cucunya.

“Wiliam, Edward, Christian, Fiona dan Amy” Wisatawan yang berasal dari negara Prancis, Australia dan Norwegia, dengan logat bahasa Indonesia agak celemotan mengungkap rasa senang dan kagumnya menyaksikan panorama keindahan alam yang terhampar luas di Jembatan Barelang “Batam Island punya Jembatan Barelang yang cukup bagus cantik of course verry good and the best cukup the best harus di jaga dan di rawat bersama-sama orang di sini…sambil mengarahkan camera profesionalnya ke deretan pulau-pulau kecil.

Pembungkus Strand Cable Jembatan Barelang Yang Di Rusak Orang

Sementara itu pengunjung lokal dari beberapa perusahaan industri elektronik dan penduduk Kota Batam menyampaikan pendapat dan pandangannya “Jembatan Barelang menjadi icon kebanggaan milik orang Batam sangat perlu di jaga, di lestarikan supaya dapat di nikmati bersama sebab biaya untuk membuatnya pakai uang yang cukup besar bukan uang pribadi…sambil menunjuk safety pembungkus kabel yang berlubang di rusak orang “ini akibat perbuatan orang yang tidak bertanggung jawab kurang kerjaan…tangkap saja pak jewer telinganya atau suruh dia ganti sendiri supaya kapok dan sadar pak…!! imbuh pengunjung dengan nada kesal dan geram.

Dan jembatan ini tentulah sangat berguna bagi orang-orang yang tinggal di pulau-pulau kecil di bawah sana, memudahkan mereka dan kita semua untuk jalan mejangkau hingga ke ujung Barelang.

Berdasarkan hasil pantauan media ini masih saja terlihat orang-orang pintar berpendidikan tinggi pakaian rapi dan mahal dengan enteng memarkirkan mobilnya semau gue di tengah jembatan pula. Patutkah perbuatan dan ke angkuhan orang-orang seperti itu di biarkan…??
Seharusnya dipandang perlu untuk diperhatikan dan disadari oleh instansi-instansi terkait (berupa Perda plus Denda) untuk menata kondisi Jembatan Barelang supaya lebih indah dan nyaman mengundang rasa simpati sebelum jembatan itu ambruk dan runtuh ke dasar laut….atau mungkin di kemudian hari di jadikan pula sebagai bahan politik polemik huru-hara berskala nasional saling menuding dan memfitnah…?
Siapakah yang memerintahkan pungutan uang parkir dan bisnis jual beli area Jembatan Barelang dan di setorkan kemana..?
Sementara itu Pemko Batam dan BP Batam menyatakan bahwa parkir liar dan pungutannya tidak di benarkan dan akan di tindak dengan tegas..!!
Dihimbau kepada segenap masyarakat Batam agar menyadari dan mengerti untuk bersama-sama menjaga ke asrian dan merawat (tidak merusak) Jembatan Barelang serta tidak parkir sesuka hati atau parkirlah mobil anda pada tempatnya sebab dapat mengganggu kelancaran lalu lintas maupun beban pada Jembatan Barelang sebagai icon kebanggaan Kota Batam sebelum terjadi sesuatu hal yang tidak di inginkan.
Dan diharapkan masyarakat Batam dapat memaklumi serta mendukung progress pengerjaan perawatan dan perbaikan Jembatan Barelang berteknologi tinggi seperti fondasi pilar jembatan, safety pembungkus strand cable (di rusak orang) dan penangkal petir yang akan di kerjakan pada awal bulan September sampai dengan 31 Desember 2017 bakal ada penutupan jalur Jembatan Barelang (buka tutup) demi kelancaran pekerjaan tersebut, yang dikerjakan oleh kementrian PU Jembatan Nasional dengan biaya puluhan Milyar (APBN) agar tidak sia-sia begitu saja.
Di sarankan masyarakat Batam dapat menahan diri untuk tidak melakukan liburan keluarga ke area Jembatan Barelang untuk sementara waktu. Inilah celoteh anak negeri bumi melayu didalam doanya “Ibukota Bintan Kepulauan Riau…Perintahnya Sultan Raja Melayu…Megah Jembatan Bertongkat Pulau…Batamnya Rempang Menjadi Satu…”. (Ricky Mora/Red)

Tagged with

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

www.000webhost.com