Home » Aceh » Baihakki : Tidak Perlu Mengirim Tim Pemetaan Mantan Kombatan GAM

Baihakki : Tidak Perlu Mengirim Tim Pemetaan Mantan Kombatan GAM

SAMUDERAKEPRI.CO.ID, BANDA ACEH – Terkait pertanyaan sekjen dewan ketahanan nasional (WANTANNAS) pada saat pembubaran sarasehan (20/07/2018) yang akan mengirim tim untuk pemetaan mantan kombatan GAM di Aceh.

“Kami menilai bahwa sebaiknya ini tidak perlu dilakukan mengingat nantinya akan muncul pemahaman yang berbeda dari masyarakat Aceh, apalagi jika ini di lakukan di tengah badai politik yang menerpa Aceh saat ini.” tutur Baihakki

Kondisi politik Aceh saat ini sedang dalam kondisi yang sedang tidak tentu jangan di tambahkan dengan kebijakan Wantannas dalam hal rehabilitasi mentan kombatan GAM di Aceh.

Apalagi ini menjelang tahun politik di khawatirkan nantinya akan menimbulkan spekulasi dan membuat kondisi Aceh tidak kondisif. Imbuhnya

Lebih lanjut aktivis LMND ini menyatakan sebaiknya urusan kesejahteraan mantan kombatan gam di Aceh di serahkan kepada pemerintah Aceh sendiri biarkan pemerintah Aceh yang mengaturnya.

Menurutnya proses rehabilitasi gam di Aceh sudah selesai dan tidak perlu lah Wantannas membuat ini menjadi rumit.
Ia menilai justru dengan mengirim tim dari jakarta ke aceh akan memunculkan potensi konflik di Aceh. Oleh karenanya dia mengharapkan agar Wantannas tidak perlu melakukan langkah seperti yang sudah disebutkan oleh letjen Doni wanardo.

Sebaiknya jika ingin menuntaskan persoalan di Aceh pemerintah pusat bisa segera melakukan pembenaran terkait pelanggaran ham di Aceh. Niat baik pemerintah pusat terhadap Aceh bisa dilakukan dengan memudahkan proses realisasi UUPA di Aceh.

Dalam hal ini pemerintah pusat tidak perlu menganggap gam sebagai potensi konflik di Aceh karna kita sudah sama sepakat dan sepaham untuk menuntaskan persoalan konflik Aceh pada saat MOU Helsinki dan gam sudah beralih fungsi dari Gerakan kemerdekaan kedalam Komite Peralihan Aceh (KPA) jadi biarkan kebijakan dari pemerintah Aceh sendiri yang menuntaskan persoalan rehabilitasi gam di Aceh.(***)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Web
Analytics
%d blogger menyukai ini: