Home » Batam » Berapa Ton Beban Yang Dipikul Kepsek SMAN 3 Batam…?

Berapa Ton Beban Yang Dipikul Kepsek SMAN 3 Batam…?

SAMUDERAKEPRI.CO.ID, BATAM – Sejak pagi hari terlihat para wali murid dan anak-anaknya rela dan sabar hadir berkumpul menduduki sekolah dalam harapan bisa ketemu Kepsek SMAN 3 untuk mendengar jawaban pasti buat anak-anaknya.

Usaha dari perjuangan para wali murid yang notabane tinggal menetap di zonasi terdekat SMAN 3 sudah berlangsung beberapa hari namun Sang Kepsek selalu dibilang tidak berada ditempat.

Dari beberapa calon didik mengungkapkan perasaannya…kenapa ya om…kami tidak diterima disini padahal kami tinggal dekat sekolah. Tapi teman-teman kami koq bisa diterima masuk padahal soal nilai dan prestasi kami tidak kalah tidak dibawah mereka dan mereka tinggal jauh lagi dari sini. Telihat para calon didik berlinang air matanya…

Akhirnya setelah ditunggui para wali murid dan beberapa awak media didepan pintu kantor barulah sang Kepsek keluar namun di dapati ada tamu yang mengaku dari Dinas Provinsi dan Inspektorat Jakarta Pusat

Para wali murid dan beberapa awak media pun mengejar sang Kepsek dan Tamu terhormat yang berjalan sangat tergesa-gesa sepertinya ada kesan yang disembunyikan. Akan tetapi dari arah belakang terdengar suara lembut nan syahdu…”cepat kali jalannya kayak dikejar setan aja…kami sudah berhari-hari disini, emangnya kami setan apa…? Kami juga lihat koq tamu itu kasih berkas…

Kemudian sang Tamu Terhormat yang mengaku dari Inspektorat berinisial “MU” menjelaskan, bahwa kami berkunjung ke SMAN 3 ini bukan dalam rangka yang sifatnya khusus. Kami juga memantau laporan yang dialami ibu Kepsek. Kasihan ibu Kepsek menerima tekanan dan desakan-desakan…tanpa menyebutkan desakan seperti apa…?

Namun demikian apakah dapat diterima akal manusia sehat begitu saja atas kuota PPDB SMAN 3 Kota Batam telah terpenuhi. Bagaimana dengan ulasan-ulasan Tamu Terhormat tersebut sehingga sistem zonasi yang tertera dalam UU maupun amanah Bapak Presiden RI dan Kementerian Pendidikan telah berhasil dikelabui dan dikangkangi.

Begitu beratkah beban yang dipikul Kepsek SMAN 3 Batam…? Sehingga mampu dengan mulus menyayat-nyayat hati puluhan wali murid dan calon didik yang tinggal menetap di sekitar zonasi dinding sekolah SMAN 3 Kota Batam.? Sangat diharapkan kepada para tokoh pemimpin berwajah suci dan berhati tulus untuk lebih mencermati dan menyadari tentang hak-hak orang lain yang lebih membutuhkan dari pada sifat egosentris yang kurang baik namun selalu menjadi prioritas.

Sementera itu dibalik singgasananya Sang Ibu Kartini berpesan “duhai para wali murid dan anak-anakku, Doakanlah sang Ibu Kepsek semoga memperoleh prestasi medali emas atas beban berat yang dipikulnya……. (RM)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Web
Analytics