Home » Batam » BP Batam Bersyiar, Warga Suka Damai Menjerit dan Merintih….(Bag. 2)

BP Batam Bersyiar, Warga Suka Damai Menjerit dan Merintih….(Bag. 2)

Ketua Pembina PERPAT Sei Beduk bersama warga yang tak berdaya dan Ketum Gercia

SAMUDERAKEPRI.CO.ID, BATAM – Selama 21 tahun warga Kp. Suka Damai Kelurahan Tg. Piayu menahan rasa sakit dan pedih namun sampai saat ini masih tetap menanti di iringi doa…semoga Kepala BP Batam diberi kekuatan oleh Tuhan dan terbuka mata hatinya untuk melihat derita warga Kp. Suka Damai.

Ketua Pembina Perpat Sei Beduk “Neli” menyampaikan, bahwa kami merasa sangat prihatin atas timbulnya permasalahan ini. Derita warga Kp. Suka Damai berawal dari histori Dam Duriangkang tahun 1995, yang lalai belum diselesaikan oleh BP Batam, atau ada unsur kesengajaan untuk mengelabui dan mamakan hak orang lain.

Siapa sih yang tidak sedih prihatin melihat kondisi warga yang tidak berdaya tapi memiliki status jelas namun dibohongi dijanjikan dan dipermainkan haknya sampai puluhan tahun. Manusia apa namanya yang tega menari-nari diatas penderitaan orang lain dan sekarang mau digusur pula…? Dimana akal sehat dan hati nurani para tokoh pemimpin dibumi melayu ini…?

Kami mengharapkan Kepala BP Batam dapat menyikapi hal ini dengan bijak dan professional…ungkap Neli sambil menunjukkan bukti copy dokumen milik warga dan data nomor kavling yang disembunyikan BP Batam.

Beberapa warga Kp. Suka Damai yang terlihat sudah lelah namun semangatnya masih kuat dan yakin dapat bertahan untuk hidup berkata “Kami tidak ingin apa-apa selain dari hak kami yang dijanjikan Otorita (BP Batam). Kalau kami diusir digusur paksa kami hanya bisa bertahan, pasti Tuhan tunjukkan kekuasaannya, semoga orang-orang itu dilindungi Tuhan…”

Dan Neli menambahkan, bahwa permasalahan warga ini akan di bawa kedalam forum Dewan Pengurus dan Dewan Pendiri PERPAT Kota Batam

Penantian dan penderitaan warga Kp. Suka Damai selama puluhan tahun menjadi sorotan publik di Kota Batam dan sekitarnya sebab dipandang tidak manusiawi dan sengaja dikorbankan. Diantaranya seperti Ketum Gercia (Generasi Cinta Indonesia) dan ormas lainnya namun tidak bersedia dipublikasikan namanya.

Kondisi warga Kp. Suka Damai sangat mengenaskan dan memprihatinkan perlu disikapi dengan manusiawi sebab faktor usia warga yang sudah tua tidak mampu berbuat apa-apa selain menunggu janji dari BP Batam…(RM)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Web
Analytics
%d blogger menyukai ini: