Home » Batam » Eksekusi Penggusuran Rumah Warga Kampung Suka Damai Diberhentikan Sementara

Eksekusi Penggusuran Rumah Warga Kampung Suka Damai Diberhentikan Sementara

SAMUDERAKEPRI.CO.ID, BATAM – Komisi I DPRD Kota Batam saat ini melakukan peninjauan ke area lokasi pemukiman penduduk yang terkena dampak pembangunan dan pelebaran sungai diwilayah kelurahan Tg. Piayu Kp. Suka Damai sempat terkejut sebab warga setempat (50 KK) bukanlah warga liar dan berbeda dengan permasalahan ruli lainnya.

Budiyanto, Yudi, Tumbur sebagai Wakil Rakyat Komisi I memberi pandangan dan wawasan supaya warga Suka Damai cerdas dan tertib didalam usaha menuntut haknya bahwa, menurut UU Perda Sistem aturan Pemerintah ada 2 yaitu Pemko Batam dan DPRD Kota Batam. Komisi I memiliki hak dan wewenang untuk menjembatani keluhan-keluhan dan permasalahan yang dialami warga masyarakat.

Komisi I bukanlah sebagai pemuas bagi siapapun tapi sebagai wadah yang diatur oleh UU demi kemaslahatan orang banyak dan untuk kebaikan rakyat untuk kebaikan kita semua.
Permasalahan warga Kp. Suka Damai perlu disikapi dengan bijak, perlu diperhatikan bersama sebab selama ini yang selalu terjadi bukan penyelesaian masalah tapi pemindahan masalah khususnya masalah banjir.

Budiyanto Ketua Komisi I menambahkan bahwa, aktifitas proyek pelebaran sungai diarea lokasi pemukiman penduduk Kp. Suka Damai dihentikan sementara. Rekomendasi surat tersebut sudah ditanda tangani oleh ketua DPRD Kota Batam dan akan memanggil Tim Terpadu serta pihak-pihak terkait didalamnya terutama pihak kontraktor.

Satpol PP “Imam Tohari” menyampaikan, bahwa dirinya hanya melaksanakan tugas dan sudah cukup lama dilakukan dengan cara musyawarah dan musyawarah bersama warga masyarakat namun belum kunjung selesai. Dan tentang penggusuran pemerintah tidak memiliki anggaran,

Sesepuh warga dan Ketua RT. 01 / RW. VI “Sahuri” menyampaikan keluhan dan rasa kecewa warganya, bahwa historis tahun 1995 Dam Duriangkang diberdayakan dan kami warga direkomendasikan oleh Otorita Batam pindah ke Kp. Suka Damai ini. Jadi sebenarnya yang disebut alur kali atau alur sungai bukan disini tapi dilokasi yang telah ditimbun dibangun perumahan. Kami warga disini adalah korban perbuatan dan pembohongan Otorita Batam. Pak…

Kami bukan warga pembangkang, kami juga tau program pemerintah untuk dipatuhi tapi tolong perhatikan kami dengan bijak, perhatikan kami dengan manusiawi.. dan secara spontan warga masyarakat Kp. Suka Damai bersorak “betul….”

Bagaimanakah nasib warga Kp. Suka Damai setelah ditinjau oleh wakil rakyat Komisi I..? Dan disinyalir proyek pelebaran alur sungai buatan berhubungan dengan proyek PUPR Kota Batam wilayah Tg. Piayu yang sangat populer dan tersohor dengan permasalahan banjir….(Ricky)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Web
Analytics
%d blogger menyukai ini: