Harapan Anak Pebatasan Laut Cina Selatan Ingin Memiliki Sekolah SMA Yang Sirna Oleh Bupati Anambas

Harapan Anak Pebatasan Laut Cina Selatan Ingin Memiliki Sekolah SMA Yang Sirna Oleh Bupati Anambas

samuderakepri.co.id, Anambas – Desa Kiabu salah satu Desa di Kabupaten Anambas yang terletak di laut cina selatan yang langsung berbatasan dengan Malaysia, Singapura dan Laut Tiongkok Selatan.
Rencana pembangunan SMA di Desa Kiabu memberi angin segar yang membawa harapan baru bagi masyarakat Desa Kiabu.
Meskipun masih dalam perencanaan untuk dibangun, masyarakat Desa Kiabu menaruh harapan besar atas peningkatan kualitas pendidikan dan kehidupan bagi anak-anak mereka kelak.  
Pengajukan proposal permohonan pembangunan gedung SMA tersebut telah melanglang buana, tidak hanya di dinas pendidikan kabupaten bahkan sampai ke  Gubernur Provinsi Kepri.
Proposal tersebut memuat permohonan untuk dilaksanakannya pembangunan satu unit sekolah lengkap di atas tanah seluas kurang lebih 1 hektar yang telah diwakafkan oleh warga Desa Kiabu.
Tanah tersebut terletak di Desa Kiabu, Kecamatan Siantan Selatan Kabupaten Anambas, tidak jauh dari sekolah SD dan SMP disana.
Di awal tahun 2015 belum terlihat ada respon positif dari pengajuan proposal pembangunan tersebut sampai tahun 2016.
Setelah berkomunikasi dengan pihak dinas pendidikan di kabupaten dan Provinsi, usut punya usut ternyata proposal tersebut belum bisa dikabulkan karena tidak tersedianya dana yang memadai, baik dari kabupaten maupun provinsi.
Awal tahun 2017 Informasi yang didapat bahkan sampai ke telinga masyarakat desa kiabu , SMA desa kiabu terpilih menjadi satu diantara sekolah di seluruh Provinsi Kepri yang akan menerima dana pembangunan USB sebesar 2 milyar rupiah, dan langsung dapat rekomendasi oleh Bapak Gubernur Provinsi Kepulauan Riau.
Doa dari seluruh masyarakat yang telah mewakafkan tanah mereka, guru-guru yang telah dengan ikhlas mengeluarkan tenaga dan materi untuk mengajar, anak-anak yang ingin terus belajar, serta doa dari wali murid yang ingin anaknya lulus dengan baik.  
Ini adalah hasil kerja bakti masyarakat yang optimis.
Mereka percaya diri, bahwa mereka mampu mendirikan gedung SMA yang layak bagi anak-anak mereka.
Mereka pantang menyerah dan selalu berpikiran positif.
Kendala dan ketidak pastian yang bertubi tidak membuat mereka berhenti berharap. Mereka tidak henti berdoa kepada Allah untuk memberkahi usaha mereka, dan akhirnya turun tangan untuk pendidikan ini berbuah nyata.
Namun Hari Sabtu yang lalu tanggal 08 April, Kepala Disdik Provinsi Kepri, melalui pesan singkatnya, saat diminta informasi terkait terkait pembangunan Sekolah SMA di Desa Kiabu Kabupaten Anambas, sangat miris menyayat hati mendapat kabar tidak baik, bahwa Pembangunan Sekolah SMA di Desa Kiabu Tahun 2017 tidak jadi untuk dibangun dan dialihkan untuk pembangunan asrama pelajar dan rumah guru ditempat lain, “musnah lah sudah harapan doa dan diharapkan selama ini untuk memiliki sekolah SMA di Desa Kiabu, yang lebih miris lagi hal itu dikarenakan atas permintaan Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas, entah apa alasan sampai pembangunan SMA dialihkan ke asrama pelajar dan rumah guru.
“Bupati Anambas Abdul Haris, saat dikompirmasi “Melalui pesan sikat melalui nomor telpon wa, nya, hanya membaca namun tidak ada jawaban yang diberikan terkait alasan dialihkan pembangunan USB di Desa Kiabu ke asrama pelajar dan rumah guru, sampai berita ini diterbitkan. (red)



Tagged with

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

www.000webhost.com