Hasil Pemeriksaan BPK Terhadap Modal Perusda Kab.Karimun TA 2013

samuderakepri.co.id, Karimun – Tim Penyidik Direktorat Reserse Khusus Polda Kepri Subdirektorat II Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Kepri oleh penyidik Subdiroktorat III Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Selasa (3/3/2015) yang lalu. Telah memeriksa Bupati Karimun dan tiga orang lainnya.

Dari hasil memeriksa kasus korupsi dana penyertaan modal Perusahaan Daerah Karimun 2010-2013 dari total Rp650.158.798,40 dengan nilai kerugian negara sekitar Rp1,9 miliar.

Sebelumnya, Pada 2 Februari 2015, mantan Direktur Utama Perusda Karimun, Usm, sudah ditangkap oleh Polda Kepri dan ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi penyertaan modal Pemerintah Kabupaten Karimun.

Usmantono yang menjabat Dirut Perusda Karimun periode 2010-2013 diduga melakukan korupsi dari penyertaan modal Pemerintah Kabupaten Karimun sekitar Rp1,9 miliar dari total modal yang disertakan sebesar Rp9,6 miliar.
Perusda Karimun Pembentukan Perusahaan Daerah Kabupaten Karimun (Perusda Karimun) berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Karimun Nomor 02 Tahun 2001 tanggal 08 Februari 2001.

Modal Perusda Karimun 100% berasal dari Pemerintah Kabupaten Karimun sebesar Rp13.748.363.995,00 terdiri dari:

-Modal Penyertaan Pemerintah Kabupaten Karimun Rp6.150.000.000,00
-Modal Penyerahan Aset Rp4.061.364.809,00
-Modal Penyertaan Pemkab-OKBS Rp3.407.582.747,00
-Modal AB Moro Rp25.439.941,00 –
-Modal UUP TBK Rp7.019.151,00
-Modal TBT Rp957.347,00
-Modal Donasi Rp96.000.000,00
Jumlah 13.748.363.995,00 13.748.363.995,00

Akumulasi Laba (Rugi) Ditahan (4.448.500.021,24)— (4.423.512.534,08) –Koreksi Saldo Laba (Rugi) – (552.109.900,79) Tahun 2013
Laba (Rugi) Tahun berjalan 24.987.487,16 (2012) (122.582.761,73) –(2013) Jumlah Ekuitas 9.324.851.460,92 (2012)–8.650.158.798,40 –(2013) (Sumber: Laporan Keuangan Perusda Karimun 31 Desember 2013)
Selama Tahun 2013 tidak terdapat penambahan penyertaan modal kepada Perusda Karimun dan tidak terdapat pembagian deviden kepada Pemerintah Kabupaten Karimun, sehingga tidak terdapat pengurangan nilai investasi karena pembagian deviden.

Jumlah Ekuitas Perusda Karimun pada Tahun 2012 sebesar Rp9.324.851.460,90 dan pada Tahun 2013 Perusda Karimun mengalami penurunan dengan jumlah ekuitas menjadi sebesar Rp8.650.158.798,40.
Hal ini disebabkan pada tahun berjalan mengalami kerugian sebesar Rp122.582.761,73 dan melakukan koreksi saldo laba (rugi) sebesar Rp552.109.900,79,sehingga jumlah penurunan ekuitas pada Perusda Karimun mengalami penurunan pada Tahun 2013 sebesar Rp674.692.662,52.

Metode penilaian investasi atas Perusda Karimun adalah menggunakan metode ekuitas karena Perusda Karimun 100% dimiliki oleh Pemerintah Kabupaten Karimun, sehingga saldo Saldo Penyertaan Modal Pemerintah Karimun kepada Perusda Karimun TA 2013 disajikan sebesar . Rp8.650.158.798,40. (UDO)
(Sumber : Sidaknews)


Tagged with

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

www.000webhost.com