Inspektorat Anambas Dan BPK-RI Diminta Segera Audit Dana Desa Kiabu Tahun 2016

samuderakepri.co.id, Anambas – Meskipun Pemerintah telah meyakinkan agar masyarakat tidak khawatir mengenai penyelewengan dana desa tersebut tetapi dengan adanya fakta bahwa banyak kepala daerah terjerat kasus korupsi bukan tidak mungkin kalau ladang korupsi itu akan berpindah ke desa-desa. Apa lagi sudah ada Kepala Desa yang terjerat kasus Korupsi pengunaan dana Desa.

Warga Desa Kiabu yang nama tidak mau disebutkan, saat ditemui media ini Minggu (27/08/2017) “Meminta kepada penegak hukum khususnya Inspektorat Kabupaten Kepulauan Anambas dan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) untuk segera turun untuk mengaudit Penggunaan anggaran Dana Desa Kiabu tahun 2016.

Sebab selama ini tidak adanya tranparan dalam penerimaan dan pengunaan dana Desa oleh pihak desa kepada masyarakat seperti informasi pembangunan dan pengunaan dana selama ini.

Seharusnya audit menjadi program rutin Inspektorat setiap tahun, bahkan sudah ada edaran Permendagri terkait hal tersebut namun sepengetahuan kami masyarakat Desa Kiabu belum pernah melihat dan mengetahui adanya tim audit yang turun ke Desa Kiabu selama ini.

Disinyalir ada permainan dan adanya indikasi KKN yang terjadi maka pihak Desa sengaja tidak mau memberikan informasi tentang pengunaan dana Desa selama ini secara terbuka kepada masyarakat.

Seperti diketahui seluruh Desa di Kabupaten Anambas mulai mendapatkan bantuan yang nilainya mencapai miliaran rupiah dari Alokasi Dana Desa (ADD) dari bantuan pemerintah daerah Kabupaten Anambas dan dari dana alokasi umum (DAU), Sementara Dana Desa (DD) yang digelontorkan melalui Pemerintah Pusat sangat rawan terjadinya KKN sebab minimnya pengawasan dari pihak Pemerintah. (red) Bersambung…..

 

Tagged with

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

www.000webhost.com