Home » Batam » Kampung Tua Setengar, Situs Sejarah Kota Batam Yang Terlupakan

Kampung Tua Setengar, Situs Sejarah Kota Batam Yang Terlupakan

SAMUDERAKEPRI.CO.ID, BATAM – Kota Batam pada masa kini yang telah menjadi prioritas pusat pertumbuhan ekonomi nasional melalui Keppres hingga mengalami perubahan demi perubahan menuju pembangunan yang solid dan sehat serta tata cara yang baik dan benar adalah pedoman hakiki dan suri tauladan bagi generasi dimasa akan datang.

Menurut keterangan dan penjelasan para tokoh-tokoh pemimpin Negara ini yang berkunjung di Kota Batam selalu menyebutkan bahwa kemajuan pembangunan Kota Batam yang cukup pesat dapat terlaksana atas kerjasama dan sinergritas komponen yang ada serta didukung oleh masyarakat penduduk Kota Batam. Kondisi Batam yang nyaman dan kondusif akan memudahkan prospek pembangunan ekonomi yang diharapkan.

Menurut keterangan sumber berkompeten di Kota Batam serta beberapa unsur tenaga Pendidik pada Perguruan Tinggi / Universitas di Kota Batam menyebutkan bahwa Keppres No. 41 Tahun 1973 tentang BP Batam dengan segala perubahan demi perubahan didukung oleh Keputusan Peraturan para Menteri atau Kementerian diantaranya seperti Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Kehutanan, Kementerian Agraria dan UUD 45.

UUD 45 adalah sebagai fondasi yang sangat fundamental kokoh atas keberadaan keutuhan serta kesatuan Negara ini. Sebab Negara Republik Indonesia dikenal oleh mata dunia dengan ciri khas “Sejarah Perjuangan dan Pengorbanannya dalam Menuntut Merebut Hak dan Kemerdekaan Bangsanya”.

Namun demikian, bagaimana pula halnya dengan keberadaan Kampung Tua Setengar yang memiliki Makam Tua situs sejarah Kota Batam yang terabaikan atau terlupakan….??

Menurut keterangan para tokoh tua yang lahir di Batam dan Dinas Pertanahan Kota Batam bahwa “Kampung Tua Setengar memang ada dan sudah dibuat monumen keberadaan nya. Tapi kisah sejarah makam tua tersebut belum di kaji lagi sebab sudah berbeda bidang. Makam Tua Kampung Setengar di huni oleh anak cucunya masih bisa dihitung dengan jari sebagai ahli waris dari Keling bin Jabat (Negara kita belum merdeka lagi tahun 1933).

Tapi pada saat ini sudah bertambah penghuninya. Masa itu Kota Batam baru ada 2 Kecamatan saja yaitu Kecamatan Batam Barat meliputi Desa Pulau Buluh tempat area lokasi Makam Tua Kampung Setengar tahun 1992 kalau tidak salah masih pakai KK warna merah setelah itu pemutihan data penduduk (sekarang Kecamatan Sei Beduk) dan Kec. Batam Timur. Bersambung….Asal Mula Kampung Setengar… (RMS.Ag)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Web
Analytics
%d blogger menyukai ini: