Kapal Pelni Tetap Beroperasi Hingga Lebaran

samuderakepri.co.id, Anambas – Kapal Pelni yang biasa setiap Hari Raya Idul Fitri  tidak beroperasi melawati rute Anambas, pada tahun 2016 ini dipastikan tetap akan melayani masyarakat.
Hal ini dikarenakan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) bergerak cepat mengantisipasi minimnya sarana transportasi bagi masyarakat  untuk keluar dan masuk daerah itu. Bahkan Wakil Bupati KKA,  Wan Zuhendra langsung datang ke Pelni pusat agar Kapal Pelni tetap beroperasi.

Wan Zuhendra,  Wakil Bupati KKA mengatakan,  pihaknya telah bertemu dengan pihak Pelni untuk membicarakan agar dua Kapal Pelni yakni KM Bukit Raya dan KM Lawit yang beroperasi melewati Anambas tetap beroperasi hingga lebaran nanti sehingga transportasi masyarakat tidak terganggu.

“Alhamdulillah saya baru saja melaksanakan pertemuan dengan Direktur Komersial Pelni Bapak Harry Budiarto untuk membicarakan agar Kapal Pelni tetap beroperasi melewati rute Anambas hingga lebaran nanti,” demikian disampaikan Wan melalui telepon genggamnya, Rabu (25/5).

Dari pertemuan tersebut ungkap Wan respon pihak Pelni juga sangat baik, bahkan beliau dapat memastikan kapal Pelni tetap akan beroperasi melewati rute Anambas seperti biasanya.

“Responnya sangat baik dan kita sangat mengapresiasi pihak Pelni,” terangnya

Mantan Wakil Ketua I DPRD KKA itu menyebutkan, selama beberapa tahun terakhir setiap menjelang lebaran dua kapal Pelni tidak lagi melewati rute ke Anambas, dan ini menjadi perhatian pemerintah. Apalagi jelang lebaran tentunya terjadi lonjakan penumpang yang sangat luar biasa.

“Mengantisipasi hal tersebut maka kami turun langsung ke Pelni meminta mereka tidak mengubah rute yang ada,” bebernya.

Wan mengakui kalau persoalan transportasi ini sangat penting di Anambas apalagi menjelang Hari Raya Idul fitri, baik masyarakat KKA yang berada di luar maupun masyarakat daerah lain, yang berkerja di Anambas tentunya ingin merayakan lebaran di Kampung masing-masing.

“Hal ini menjadi perhatian kami dengan kondisi minimnya transportasi tentunya sangat riskan apabila dua kapal Pelni ini tidak berlayar melewati Anambas,” jelasnya.

Masih kata Wan, dengan tidak adanya kapal Pelni akan sangat riskan bagi masyarakat, karena hanya berharap pada kapal Fery cepat yang berlayar dengan rute Tanjung Pinang-Letung-Tarempa.

“Feri ini pun apabila gelombang besar tidak dapat berlayar, maka dari jauh hari persoalan transportasi jelang lebaran karena melonjaknya penumpang dapat teratasi dengan baik,” tutupnya.(hms/hk)


Tagged with

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

www.000webhost.com