Lahan Terkena Proyek Bandar Udara Letung Tidak Diganti Rugi Pemerintah Daerah

H.Lukman Tanjung Purn.APRI KKO WALRI Marinir TNI AL

samuderakepri.co.id, Kepri – Proyek Bandara Letung di Kabupaten Kepulauan Anambas saat sedang dalam pembangunan mulai dari landasan, jalan, gedung, bahkan ada yang hampir rampung, namun masalah pembebasan lahan, ganti rugi belum juga diselesaikan oleh pihak Pemerintah Daerah.

Seperti yang disampaikan H.Lukman Tanjung selaku pemilik lahan yang terkena Proyek Bandara Letung, kepada samuderakepri.co.id, “Lahan kebun saya yang terkena proyek bandara letung sampai saat ini belum juga ada etikat baik dari pemerintah daerah untuk menganti rugi lahan kebun yang terkena bandara letung, saya sudah menempuh jalur kekeluargaan sampai ke jalur hukum, belum juga menemukan hasil sampai saat ini.

Ia menilai Pemerintah daerah tidak serius dalam menangapi masalah lahan saya yang terkena proyek bandara letung, pada kenyataannya dari dimulainya pembebasan lahan pada tahun 2013, sampai pembangunan bandara letung dan sekarang hampir rampung pembangunannya belum juga terselesaikan, pemerintah daerah tidak ada etikat baiknya untuk membayar ganti rugi lahan kebun saya yang terkena proyek bandara letung sampai saat ini.

Lahannya sudah dipagari keliling dengan sangat rapi namun sayangnya belum juga diganti rugi, saya sudah sering menanyakan masalah ganti rugi lahan milik saya kepada Pemerintah daerah dari tahun 2011- 2014 saya ke kantor Bupati Anambas, namun tidak bisa menemui pejabat yang terkait dengan alasan lagi pada keluar daerah.

Ia menyampaikan, dalam waktu dekat ini bila belum juga diselesaikan permasalahan pembebasan lahan yang terkena proyek bandara letung, apakah pemerintah pusat berani meresmikan bandara udara letung, karena masih bermasalah, lahan kebun saya yang terkena bandara letung belum juga diselesaikan pembayarannya.

Tidak sedikit anggaran pembebasan lahan yang dikeluarkan dan dihabiskan pemerintah dari APBN saja sebesar 165 Miliyar dan dari APBD sebesar 1,3 Triliun untuk pembebasan dan pembangunan udara letung, tapi belum bisa dimaksimalkan karena ada persoalan yang belum diselesaikan. “Ungkapnya. (r/red)


Tagged with

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

www.000webhost.com