Home » Anambas » Menilik 2 Tahun Kepemimpinan Abdul Haris-Wan Suhendra Di Kabupaten Anambas

Menilik 2 Tahun Kepemimpinan Abdul Haris-Wan Suhendra Di Kabupaten Anambas

SAMUDERAKEPRI.CO.ID, ANAMBAS – Keberhasilan dua tahun masa kepemimpinan Bupati Kepulauan Anambas periode 2016-2021, sudah banyak perubahan dan dapat dirasakan masyarakat setempat.
Sekretaris BP2KKA, Wann Saros, “”Mengatakan, “Keberhasilan Abdul Haris bersama Wakilnya Wan Suhendra dalam pembangunan sudah terlihat hasilnya. Sabtu (17/02/2018).

“Tahniah dan sukses 2 tahun kepemimpinan Haris-Wan menerajui KKA melanjutkan kepemimpinan 5 tahun sebelumnye, realisasi visi misi yang sudah baik dan tepat sasaran buat masyarakat dilanjutkan, yang belum fokus diperbaiki dan ditingkatkan demi mempercepat kesejahteraan masyarakat KKA”, “Ucapnya.

Ditempat yang terpisah, Sekretaris HSNI Aanambas, Dedi Syahputra, sabtu (17/02/2018), “Mengatakan, “Dua tahun kepemimpinan haris-wan harus dijadikan mementum refleksi agar lebih baik dan menyetuh akan kebutuhan dasar masyarakat.

2 tahun kepemimpinan belum berdampak dan menyelesaikan persoala-persoalan masyarakat khususnya disektor Kesehatan, Ekonomi Pariwisata, dan Perikanan di KKA.

Termasuk soal skala proritas pembangunan daerah tidak sesuai dengan visi dan misi bupati dan wakil bupati, Janji kampaye belum direaliasiikan, Penyelesaian air bersih dan Seperti masalah tingginya harga kebutuhan pokok, pemda belum mampu untuk menstabilkan hal tersebut, Kondisi minimnya lapangan pekejaan, pemda belum mampu merangsang masyarakat untuk menuju ekonomi yang kreatif dan mandiri.

“Persoalan lapangan pekerjaan, dibeban dengan pengangkatan PTT, tentu ini harus menjadi bahan evaluasi kedepan bukan hanya anggaran yang besar dikeluarkan melalu APBD tapi juga tidak efiktif kinerjanya Ini menimbulkan belanja apratur lebih tinggi dan mengurangi belanja public, “Ungkapnya.

“Azmi Marsalin Ketua Depatemen Litbang BP2KKA, “Mengatakan, “Penigkatan ekonomi lapangan pekerjaan tidak ada, nasip nelayan tidak ada perubahan karna banyak nya kapal kapal ikan dari luar yang beroprasi di laut anambas.

“Mengenai parawisata yang di program kan oleh pihak pemerintah belum ada kenyataan nya Dan yang ada baru parawisata pulau bawah yang tidak menyentuh kepada ekonomi Dan lapangan pekerjaan.
“Pertanian belum ada perkembangan dari luas lahan nya persawahan yang di harapkan mampu memenuhi kebutuhan lokal dari persawahan Dan pertanian yang lain nya.

Dibidang perkebunan belum ada peremajaan baik itu kopra cengkeh karet Dan lain lainya. Mengenai impera seteruktur masih banyak kekurangannya yang perlu di pikirkan oleh pihak pemerintah, “Ungkapnya.

“Riandi wakil ketua PPKJT, “Ucapnya, “Pesan dari menteri parawisata untuk pembagunan farawisata belum bisa di paksa karna pemerintah daerah harus segera benahi dulu impera seteruktur nya.
Dan kalau tata ruang pertanian Dan perkebunan mesti harus di tingkatkan bukan mengangu pembangunan farawisata dan telkomunikasi harus bisa mak simal, “Ungkapnya.

“Menurut Hus, panggilan akrabnya, mengatakan pembangunan sudah mulai tanpak di Kota Tarempa saat ini, seperti pembangunqn Kantor bupati, Kantor Polres, Rumah Sakit dan jalan-jalan akses yang sulit di lewati warga.

“Kalau dulukan belum, tapi sekarang sedang dalam pembangunan Misjid Agung yang akan menjadi kebangaan Masyarakat Anambas nanti. Ini juga rencana bupati, “kata dia.

Bila kantor Bupati sudah selesai dan bisa di tempati tentu saja kantor-kantor dinas/instansi pemerintah yang saat ini masih di kantor yang disewa akan pindah semua di Kantor Bupati nanti, tentu saja akan tertata dengan rapi dan lingkungan Kota Tarempa nanti.

Keberhasilan Bupati Anambas Abdul Haris, bersama jajarannya ini, menurut Us bisa dirasakan masyarakat. Baik dari infrastruktur hingga untuk penghijauan dan bantuan sosial lainnya.
Diharapkannya, keberhasilan ini dapat dilakukan secara, baik di masa mendatang. Dan, Hus juga mengimbau masyarakat supaya dapat bersama-sama membantu jalannya pembangunan di segala bidang yang sudah diprogramkan Pemkab Kepulauan Anambas.

“Perubahan sudah dapat dirasakan, tinggal masyarakatnya yang harus bisa memberikan dukungannya supaya pelaksanaan pembangunan daerah bisa berjalan dengan baik. Yaitu, dengan memberikan kontrolnya di masing-masing fungsi,” katanya. (12y)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Web
Analytics
%d blogger menyukai ini: