Home » Batam » Nama Besar PT. Hai Sumber Sejahtera Lagi Diuji…

Nama Besar PT. Hai Sumber Sejahtera Lagi Diuji…

Mampukah PT. Hai Lulus Dalam Ujian Peringkat Kenaikan Kasta di Dalam Kancah Dunia Perhelatan Silaturahmi Bisnis Dengan Nilai Profesional dan Bijak Mengagumkan?

Ahli Waris Sedang Menatap Makam Leluhurnya Bersemayam Dengan Tenang

DR. H. Razman Arif Nasution, SH, S.Ag., MA, (Ph.D)

SAMUDERAKEPRI.CO.ID, BATAM – Pada tayangan sebelumnya, warga Kampung Setengar Tanjung Piayu Kota Batam resmi melaporkan PT. Hai ke Polresta Barelang dalam Perkara Pidana Perusakan tanam tumbuh dan bangunan di area kebun milik warga yang telah di kelola bertahun-tahu bahkan secara turun temurun dengan No. LP-B/303/III/2018/SPKT/Kepri/Resta Brlg – tanggal 16 Maret 2018. Dan informasi perkembangannya warga Kampung Setengar telah dipanggil oleh Polresta melalui Unit III dalam jadwal pemeriksaan lapangan (TKP).

Menurut keterangan warga Kampung Setengar (cukup banyak bila ditulis namanya) dan Ahli Waris dari situs sejarah Kota Batam “Makam Tua Keling bin Jabat” yang merintis asal mula nama Kampung Setengar menyampaikan, orang tua kami lahir dikampung ini (maksudnya lahir tahun 1933 sesuai data), kakek kami meninggal dunia umurnya seratus tahun lebih, tapi Tok Buyut kami dah tak ingat pun tahun berapa masa tu.

Kalau ingat kisah masa tu Tok Buyut kami orangnya tinggi besar, muka dia keras (maksudnya bentuk rahang dan bahu yang kokoh) matanya tajam berkulit gelap…sambil menatap makam tua leluhurnya bersemayam.

Tapi saat tim penulis media ini bertanya tentang “Kisah Sejarah Pendekar Hitam dan Pendekar Putih  mulai dari Pulau Suluh, Pulau Tumbar, Pulau Penyengat dan Pulau Galang, Pulau Combon di Tanjung Riau…?” Ahli Waris menjawab dengan sinar matanya yang tajam dan tersenyum namun terlihat sambil meremas batu ditangannya tiba-tiba hancur…membuat bulu roma penulis dan tim kerja media ini yang turut memantau jadi merinding….

Warga Kampung Setengar dan Ahli Waris menambahkan, sudah berapa lama kami menunggu dan tak ada lagi sumber kehidupan kami sebab kebun yang kami tanami kami kerjakan bertahun-tahun untuk menghidupi keluarga untuk menyekolahkan anak-anak kami disini sudah dirusak semua rata sama tanah dilakukan PT. Hai kantornya di Nagoya ada Money Change. PT Hai bilang melalui Pak Juntak katanya lahan kebun kami ini milik perusahaannya dengan bukti PL No. 215070430 tanggal 12-10-2015, UWTO s/d 10 September 2045 di TTD Anggota 3 / Deputi berinisial “IST” dari BP Batam ada lambang kepala burung tapi kabur. Memang ada warga sudah terima ganti rugi tapi coba baca dan periksa dokumennya apakah sudah benar…? Jadi itu urusan dial ah, bukan urusan kami.

Menurut keterangan Advokad Penasehat Hukum warga Kampung Setengar “DR. H. Razman Arif Nasution, SH, S.Ag., MA, (Ph.D) mengatakan, bahwa benar saksi pelapor telah dipanggil oleh pihak Polresta Barelang dalam jadwal pemeriksaan lapangan langsung turun ke TKP Kampung Setengar, dalam hal ini melalui Unit III.

Kalaulah memang benar PL tersebut milik dari PT. Hai sesuai yang di klaimnya, mari kita buktikan proses legalitasnya dengan jelas dan terang jangan sembunyi-sembunyilah jangan menyusahkan orang banyak.

Razman menambahkan, sejarah berdirinya NKRI ini pernuh dengan perjuangan demi perjuangan yang berisi kesadaran di dalamnya serta pengorbanan yang tiada terhingga dan semuanya itu tidak terlepas dari peran Rakyat Indonesia yang utuh teguh dan kokoh. Oleh sebab itu instrument hukum Indonesia berdasarkan hukum tanah ulayat hukum kearifan lokal harus sesuai mengacu pada filosofi hukum yaitu suatu aspek fisikologis, sosiologis dan historis yuridisnya…sambili menunjukkan bukti copy PL dan dokumentasi foto alat-alat berat yang didatangkan oleh PT. Hai  diarea kebun milik warga kampung Setengar.

Inilah petuah hidup nan sakti masa-masa kerajaan semenanjung melayu Riau zaman dahulu, Malang Orang Kusangka Batu…Tanjung Bemban Nampak Meredup…Sungguh Malang Nasib Diriku…Menanggung Beban Seumur Hidup…(RMSAg)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Web
Analytics
%d blogger menyukai ini: