Home » Anambas » Pasien Anambas : Perjalanan Panjang Menghadap Illahi

Pasien Anambas : Perjalanan Panjang Menghadap Illahi

 

SAMUDERAKEPRI.CO.ID, ANAMBAS – Dalam sempit dan padatnya arus keluar masuk orang dan barang, di pelabuhan berhala, Letung Kecamatan Jemaja, pada MV Seven Star, pada pukul 09.00 WIB, selasa (05/Juni/2018).

Seorang pasien diantar oleh keluarga dan petugas medis memasuki bagian belakang MV Seven Star.

Berbekal tabung oksigen, sang pasien diberangkatkan menuju Tanjungpinang untuk berobat ke daerah yang jauh dari Kampung Halaman, sementara rumah sakit di Ibu Kota kampung halamnya, belum lagi selesai, malah diperkirakan masih tersangkut kasus hukum.

Pukul 09.30 MV Seven Star bergerak dari pelabuhan berhala menuju Tanjungpinang, namun tidak beberapa jam kemudian, tepat pukul 12.05 WIB, sang pasien dinyatakan sudah tiada oleh petugas medis yang mendampingi.

Sambil membenahi dan melepaskan peralatan medis yang masih melekat pada jenazah yang terbujur kaku di depan pintu kamar mandi, wajah jenazah mulai ditutupi kain panjang, sementara pihak keluarga sudah mulai membaca surat Yassin, melalui HP, yang mudah didownload pada aplikas play store.

“Rumah Sakit Kabupaten Anambas yang megah tampak dari laut saat ini belum juga selesai, anggaran sudah puluhan miliar abis namun belum juga selesai-selesai entah sampai kapan Rumah Sakit Anambas dapat melayani Masyarakat Anambas, pasien rujukan rentan di laut sehingga tidak mampu pertahan sakitnya, “Ucap salah satu penumpang. (tim/red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Web
Analytics
%d blogger menyukai ini: