Pembangunan Lapangan Volly Desa Bukit Padi Diduga Sarat KKN

SAMUDERAKEPRI.CO.ID, ANAMBAS – Warga Desa Bukit Padi Kecamatan Jemaja Timur Kabupaten Kepulauan Anambas marah dan kesal melihat kondisi pembangunan lapangan voly Desa Bukit Padi yang saat ini sudah ada yang retak-retak pada lantai lapangannya yang menelan anggaran Dana Desa sebesar Rp.150.254.500.

Salah satu warga yang namanya tidak mau disebutkan saat dijumpai Media samuderakepri.co.id (16/10/2017), “Mengatakan, “Bahwa pembangunan proyek lapangan voly Desa Bukit Padi diduga sarat KKN.

Proyek lapangan voly yang mana sekarang bisa kita lihat bersama baru dibangun namun sudah retak, dan tidak sesuai dengan harga yang dditentukan mengingat pembuatan lapangan voly tidaklah menelan anggaran ratusan juta rupiah, “Ungkapnya.

Warga juga menambahkan kekesalannya terhadap kepala Desa yang statusnya PJ dari kecamatan Jemaja Timur kurang objektif dalam pengawasan dan pengerjaannya.

Kekesalan warga tersebut berawal dari kegiatan penimbunan lapangan voly menggunakan kayu dari potongan pohon ditengah-tengah lapangan, “Kalau lapangan itu ditimbun dengan kayu maka lapangan tersebut akan turun terus lapangan tersebut akan mengakibatkan keretakan dan kerusakan.

Dan ternyata hasilnya benar-benar retak sesuai dengan yang ditakutkan oleh warga.

“Warga berharap agar pihak penegak hukum khususnya kepolisian dan kejaksaan negeri cabang natuna di Tarempa agar meng audit kegiatan proyek tersebut, “Ungkapnya lagi. (rn/red)

Tagged with

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

www.000webhost.com