PLN Batam Miliki 380 Megawatt Kapasitas Arus Listrik Terangi Kota Batam

Bila ditemukan pelanggaran pelanggaran (pemakaian arus listrik tanpa meteran) ada tim berwenang yang akan turun ke lapangan. Dan pihak PLN Batam ada data-datanya, sesuai UU No. 30 tentang Ketenaga Listrikan

Gedung PLN Batam Terlihat Nyaman dan Indah ( Fhoto : Istimewa)

Gedung PLN Batam Terlihat Nyaman dan Indah ( Fhoto : Istimewa)

samuderakepri.co.id, Batam – Kota Batam telah berkembang dengan begitu pesat hingga menjadi sebuah kota Industri dan Parawisata. Yang terbentuk oleh sistem yang kokoh, pola kerja serta prinsip pengembangan pembangunan dengan orintasi masa depan. Semua itu dapat terlaksana dan terwujud atas kerjasama maupun dukungan elemen-elemen masyarakat penduduk Kota Batam yang notabene berada dalam koridor roda perekonomian/ pembangunan tersebut.

Khususnya Infrastruktur jalur Penerangan yang sangat dibutuhkan dan sangat erat kaitannya dalam kehidupan masyarakat. Pada saat ini Kota Batam telah terang benderang dengan kapasitas arus listrik 380 Megawatt (dimiliki oleh PLN Batam) dapat menyentuh sudut kehidupan masyarakat yang membutuhkannya hingga ke dalam area pemukiman penduduk terpencil.

PLN Batam melalui Manager Humas Rudi Antono, pada saat menerima kunjungan tim LPI TIPIKOR (28 Januari 2016) menjelaskan, “Bahwa PLN Batam pada saat ini memiliki 380 Megawatt kapasitas arus listrik untuk memenuhi kebutuhan Kota Batam, yang terdiri dari beberapa tenaga pembangkit (PLTD & PLTU) seperti area Sekupang, Tg. Sengkuang, Jalan lintas Barelang. PLN Batam akan melayani masyarakat berdasarkan kriteria dan ketentuan yang ada. Juga saat ini masih tersisa 60 Megawatt kapasitas arus listrik.

Namun, sewaktu tim LPI TIPIKOR menanyakan tentang ketentuan aturan pemakaian arus listrik tanpa meteran seperti aktifitas hingga saat ini di area buferzone dan listrik mati berjam-jam biasanya selalu terjadi pada saat ada acara di Balai Kota Engku Putri atau sejenisnya.

Juga listrik berulang kali mati alias byarr preeet… Manager Humas PLN Batam menjawab “Dalam hal pemadaman arus listrik itu berdasarkan kondisi lapangan (ada pemberitahuan) seperti adanya perbaikan dan kejadian faktor alam maupun program pembangunan.

Bila ditemukan pelanggaran pelanggaran, ada tim berwenang yang akan turun ke lapangan. Dan pihak PLN Batam ada data-datanya, sesuai UU No. 30 tentang Ketenaga Listrikan… cukup cermat, tangkas dan smart Humas PLN Batam memberi penjelasan. (RMSAg)


Tagged with

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

www.000webhost.com