PN Batam: Putusan BPSK Batam Tidak Berkekuatan Hukum

SAMUDERAKEPRI.CO.ID, BATAM – Adakah manusia dibumi pertiwi ini yang tidak tau dan tidak pernah mau tau untuk mendengar bahwa Dasar Negara ini sebagai Bangsa yang besar adalah UUD 45 yang mengandung isi berbunyi “Mencerdaskan Kehidupan Bangsa…?”

Dan sebagai Bangsa yang bermartabat, beradab punya tanggung jawab moral yang sehat, Negara ini memiliki ideologi yang sangat tinggi…kokoh…yang disebut Ideologi Pancasila sehingga terpandang dan disegani oleh mata dunia.

Akan tetapi dapatkah Dasar Negara dan Ideologi Negara ini bersemayam didalam diri para pemangku kewenangan sebagai wakil utusan keadilan yang berlandaskan KETUHANAN YANG MAHA ESA…?

Dalam hal ini Mejelis Hakim Pengadilan Negeri Batam diketuai oleh Taufik A.H Nainggolan, SH, dengan anggota Jasael, SH., MH, dan Muhammad Chandra, SH., MH. yang telah memutus Perkara Perdata No. 215/Pdt.SUS-BPSK/2017/PN.BTM dengan Amar putusan berbunyi “Menyatakan Putusan Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Kota Batam No. 020/PK-ARB/BPSK/VIII/2017, tanggal 22 Agustus 2017 tidak berkekuatan hukum”

Dan Perkara Perdata tersebut langsung diputus oleh Majelis Hakim dalam masa waktu 8 hari saja (2 hari didalamnya adalah hari libur). Sidang dibuka dan terbuka untuk umum sejak tanggal 19 September 2017 dan diputus pada tanggal 29 September 2017. Serta Ketua Majelis Hakim sebelum membuka sidang sempat mengucapkan kalimat “Majelis Arbitrase BPSK ada Sarjana Hukum nya enggak…? dalam logat dan lantunan bahasa bernuansa Intermedzo dengan makna tersendiri namun terdengar syahdu pada bagian telinga….

Menurut pandangan pemerhati peradilan diantaranya berprofesi Pengacara / Penasehat Hukum di Kota Batam tapi enggan mempublikasikan namanya menyampaikan “Seharusnya Majelis Hakim cermat memutuskan Perkara ini sebab yang berhak dan berwenang melakukan penyitaan berdasarkan UU memang hanya Pengadilan Negeri dan hal itu banyak diketahui umum”.

Dan tentang ucapan kalimat Ketua Majelis Hakim didalam ruangan sidang meskipun bercanda bisa saja dianggap kurang etis karena kesannya menyepelekan suatu lembaga yang dibentuk oleh Pemerintah. Sukses dan salut atas peningkatan kinerja Majelis Hakim memutus Perkara Perdata dengan waktu yang cukup cepat”.

Yayasan Lembaga Konsumen Batam (YLKB) “Ir. Fachri Agusta” menjelaskan “Kalau Putusan Arbitrase BPSK Batam tidak berkekuatan hukum harus ada alasannya yang jelas. Apalagi bertentangan dengan Undang-Undang lebih baik batalkan saja. Jangan berpolemik dan jangan bicara asal-asalan saja atau sengaja pakai akal-akalan…?

Dan kalau ada pihak keberatan atau tidak setuju kenapa hadir dan mengikuti sidang BPSK sampai akhir Putusan Majelis Arbitrase BPSK…? (pernyataan kalimat pihak Oto Finance dalam memory keberatan poin 5, membuat fakta bermain salto bebas diangkasa…). Bila perlu buka, baca dan teliti UU yang erat hubungannya dengan perkara ini. Masak orang dibidang hukum dan ahli hukum tidak tau Perma No. 1 Tahun 2006…?

Putusan Majelis Hakim PN Batam dalam Perkara Perdata tersebut telah menuai kritikan dan mengundang perhatian publik, meskipun masa waktu mengajukan Kasasi (14 hari kerja) telah habis. Sebab dianggap tidak mencerminkan contoh yang baik dan sebaliknya dapat menimbulkan rasa kecewa yang mendalam bagi masyarakat terhadap tata cara peradilan yang diperankan.

Berdasarkan hasil pantauan media ini, diharapkan kepada Ahli Hukum Lembaga Institusi dibelahan bumi Kartini khususnya Ketua Mahkamah Agung RI, Bidang Pengawasan MA RI dapat memberi kejelasan mata pelajaran terhadap ketentuan dalam aturan Undang-Undang dengan sebenarnya Tentang siapa yang berhak dan berwenang untuk melakukan Penyitaan…? katanya sadar hukum, taat hukum dan mengerti hukum, tapi kok malah mengkerdilkan hukum…? Serta acara hukum apa yang berlaku diperankan oleh Majelis Hakim PN Batam…?

Inilah lantunan doa tulus anak negeri bumi melayu “Malang Orang Ku Sangka Batu, Tanjung Bemban Nampak Meredup, Sungguh Malang Nasib Diriku, Menanggung Beban Seumur Hidup…” (Ricky Mora)

Tagged with

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

www.000webhost.com