Home » Aceh » Rakyat Aceh Bersama Masyarakat Nagan Raya Meminta Presiden Segera Mengganti Menteri ESDM dan Dirjen Minerba

Rakyat Aceh Bersama Masyarakat Nagan Raya Meminta Presiden Segera Mengganti Menteri ESDM dan Dirjen Minerba

SAMUDERAKEPRI.CO.ID, ACEH – Rakyat Aceh Bersama Masyarakat Nagan Raya (RAMKAnaganraya) melakukan aksi demonstrasi didepan Gedung KPK.

Aksi tersebut terkait keluarnya izin operasi tambang emas milik PT. Emas Mineral Murni melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (Kementerian ESDM).

Meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera mengauditnya karena diduga terindikasi KKN.

Hal itu disampaikan langsung oleh Jenderal Koordinator dalam aksi tersebut, “Rakyat Aceh Bersama Masyarakat Nagan Raya (RAMKAnaganraya) didepan Gedung KPK, Jakarta Selatan pada Jumat, 06/10/2018.

“Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) harus segera melakukan penyelidikan terhadap Terbitnya Surat Izin Operasi Perusahaan yang telah di miliki oleh PT. Emas Mineral Murni, karena diduga terindikasi korupsi oleh Kementerian ESDM.” kata Fakhrurazi atau yang lebih dikenal dengan Bung Kibo.

Dalam kesempatan itu, Masyarakat Aceh juga menolak Penanaman Modal Asing (PMA) di PT. EMM dan meminta Pemerintah tegakkan pasal 33 UUD 1945.

“Cabut Hak Izin Operasi Perusahaan (OP) oleh Kementerian ESDM melalui Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Dirjen Minerba).” sebutnya.

Pendemo juga meminta Presiden segera menggantikan Menteri ESDM dan Dirjen Minerba.

Masyarakat Aceh kembali mengingatkan Pemerintah Pusat untuk menghargai Undang-Undang Pemerintahan Aceh (UUPA) yang mengharuskan pertambangan dikelola bersama.

“Pemerintah Pusat telah mengangkangi Kewenangan Aceh dan melupakan sejarah Konflik karena pusat mengambil hasil kekayaan Aceh secara terang-terangan.” kata pendemo.

Aksi tersebut dikawal oleh pihak Kepolisian dan berlangsung dengan damai. kata Fakhrurazi atau yang lebih dikenal dengan Bung Kibo.(***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Web
Analytics
%d blogger menyukai ini: