Sistem Aturan Kinerja BP Batam Yang Tidak Logis Dan Akal – Akalan

Mungkinkah Sang Penerbit Nuansa Kesaktian Amanah Rakyat Luput Dari Jangkauan Sinar Kehebatannya

Samuderakepri.co.id, Batam – Konon kota Batam yang sangat istimewakan sebab di anugerahi Kesaktian melalui Kepres (Keputusan Presiden). Tapi kenyataannya sarat dengan tata cara manipulasi profesional dan tindakan penyelewengan yang berdalih kewenangan semu…. ‘’Sidang Pengadilan Negeri Batam’’. Serta diiringi dengan pailit dan hengkangnya beberapa pengusaha/investor dari kota Batam.

Menurut pandangan tokoh masyarakat maupun pengusaha kota Batam yang enggan menyebutkan jati dirinya. Juga para tokoh kalangan buruh (aksi demo) , itu karena kelalaian dan modus sistem akal – akalan yang tidak logis. Itulah suatu skenario yang terpelihara rapi , mulus dan sukses dalam kebijakan kewenangan. Seakan – akan kebijakan adalah senjata pamungkas bagi ahli pikir pemangku jabatan kewenganan di dalam aturan perundang – undangan yang berlaku di negeri melayu ini.

Petugas pelaksana BP Batam Boy Sasmita (baju putih) diarea lokasi

Petugas pelaksana BP Batam Boy Sasmita (baju putih) diarea lokasi

Tiada satupun kata yang pantas dapat terucap atas suksesnya aktifitas – aktifitas empuk tersembunyi selama ini di kota Batam. Selain dari kata do’a tulus “Itu pasti perbuatan orang – orang hebat, orang – orang suci (bukan orang – orangan yang berdedikasi dibibir sawah) yang sangat tahu bahkan lebih memahami sebuah makna serakah , rakus, tidak bertanggung jawab”. Apakah mungkin para ahli pikir pemangku jabatan kewenangan membuka telinga dan mata hatinya secara fair menjaga keseimbangan atas suatu resiko atau rasio program pembangunan yang notabene berbau bisnis klasik tersembunyi…?

Berdasarkan hasil pantauan media ini, ditemukan telah terjadi penyelewengan kebijakan berdalih kewenangan semu pada beberapa area wilayah di kota Batam (berdalih salah lokasi alias lupa atau petugas belum menguasai materi lapangan..?). Seperti titik area lokasi Nongsa wilayah pantai timur. Berdasarkan fakta bahwa pihak perusahaan (GBSU) telah membayar UWTO 30 tahun kepada BP Batam. Dengan sistem aturan administrasi didalamnya. Apakah sengaja diabaikan tanpa kepastian ?? Namun demikian hingga berita ini ditayangkan, sang pelaksana tugas yang disebut/ditunjuk oleh BP Batam Boy Sasmita (sebelumnya Bidang Dirkim & Agrebisnis ) belum bisa di konfirmasi.

Akan tetapi , bagaiman pula halnya dengan bagian – bagian tertentu yang berada pada struktur organisasi BP Batam yang telah dicanangkan dalam anggarannya seperti lalu lintas barang/aset nasional jembatan Barelang. Serta titik area lokasi wilayah lainnya dengan luas ratusan hektar diduga / ditemukan oleh perusahaan siluman (PT. Angin Siluman) dengan Direktur Sapu Jagat…terjalin dalam sebuah Akta benang suci yang bening produksi Mgl….menuju revolusi mental yang berlindung dibawah naungan Abah….? (RMS.Ag)


Tagged with

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

www.000webhost.com