Home » Anambas » Sosialisasi Asuransi Bagi Nelayan di Anambas

Sosialisasi Asuransi Bagi Nelayan di Anambas

SAMUDERAKEPRI.CO.ID, ANAMBAS – Dinas perikanan, pertanian dan pangan (DP3) Telah berlangsung rapat sosialisasi asuransi nelayan di kantor UPT DP3 kecamatan siantan selatan. Selasa (17/04/2018).

Asuransi nelayan adalah perlindungan bagi nelayan di indonesia dan merupakan progam prioritas pemerintah melalui kementerian kelautan dan perikanan (KKP), dalam hal ini KKP menggandeng PT. jasindo utk memberikan jaminan asuransi nelayan ini.

Asuransi nelayan ini berlaku satu tahun dan bisa diperpanjang, Dasar hukum UU no 45 tahun 2009 ttg perikanan, UU no 40 tahun 2014 ttg perasuransian, UU no 7 tahun 2016 tentang perlindungan dan pemberdayaan nelayan, pembudidaya ikan dan petambak garam.

Nelayan yg menerima asuransi dikabupaten kep anambas tahun 2017 Berjumlah 2.497 peserta diantaranya, Kecamatan Siantan = 227 peserta, Kecamatan Siantan Tengah = 97 peserta, Kecamatan Siantan Timur = 347 peserta, Kecamatan Siantan Selatan = 384 peserta, Kecamatan Palmatak = 885 peserta, Kecamatan Jemaja = 498 peserta, Kecamatan Jemaja Timur = 59 peserta.

Untuk di tahun 2018 masih melakukan sosialisasi, pendaftaran yang baru dan pendataan perpanjangan bagi peserta asuransi.

Premi/pembayaran asuransi untuk nelayan pertahun adalah Paket 1 sebesar Rp. 75.000,, paket 2 sebesar Rp. 100.000,-, paket 3 sebesar Rp. 175.000,-. Di Kabupaten Kepulauan Anambas peserta asuransi memilih paket yang ke 3 dengan premi tertinggi.

Syarat untuk ikut asuransi khusus nelayan memiliki kartu nelayan, KTP peserta, KTP dan KK ahli waris, No rekening ahli waris

Santunan yang akan diberikan dalam keadaan melakukan pekerjaan dilaut, meninggal dunia karena kecelakaan Rp. 200 juta, meninggal alami Rp 160 juta, cacat tetap max Rp. 100 juta, biaya pengobatan max Rp. 20 juta.

Dalam keadaan tidak melakukan pekerjaan dilaut, meninggal dunia krn kecelakaan Rp. 160 juta, meninggal dunia alami max Rp.160 juta, cacat tetap max Rp. 100 juta, biaya pengobatan max 20 juta.

Santunan kematian akibat selain kecelakaan atau mati alami berdasarkan umur dari umur 17- 45 tahun Rp 160 juta, dari 46- 55 tahun Rp 40 juta, dan dari 56 – 65 tahun Rp 20 juta.

Yang pernah diklaim ke asuransi dan telah menerima santunan di Kabupaten Kepulauan Anambas, tahun 2016 sebanyak 10 peserta yg melakukan klaim dan telah dicairkan karena meninggal dunia. Tahun 2017 sebanyak 15 peserta. 10 karena meninggal dunia dan telah dicairkan, 5 karena sakit dan tidak bisa dicairkan karena administrasi tidak lengkap.

Turut hadir dalam acara ini Triyudi, S.Pi Kasubag TU UPT Dp3 kecamatan Siantan Selatan, Manja rizal, S.Pi tim fasilitator asuransi nelayan dari dinas DP3 dan peserta dan calon peserta asuransi. (sam7)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Web
Analytics
%d blogger menyukai ini: