“Tentara Manunggal Masuk Desa” Implementasi UUD-45 Yang Patut Di Tauladani

Pasi Teritorial Kodim 0316 Batam Didampingi Pasi Ops Beserta Staff Kodim 0316 Batam Pada Saat Pemberian Bantuan Sembako (Fhoto : Istimewa)

samuderakepri.co.id, Batam – NKRI Harga Mati…! Ikrar atau Sumpah yang sangat dahsyat gaungnya, menyatu di dalam Dasar – Dasar Program TMMD Ke-96 TA 2016 sehingga mampu menerobos krisis multi dimensi, menjelajahi relung hati dan pola pikir warga masyarakat di area perkampungan penduduk terpencil.

Program kerja Tentara Nasional Indonesia ( TNI ) pada era satelit ini “Tentara Menunggal Masuk Desa ( TMMD ) ke 96 TA 2016 adalah sebuah wujud atau bukti nyata Produk UUD 45, dulu dikenal ABRI Masuk Desa ( AMD ). Implementasinya adalah TNI Milik Rakyat, patut ditauladani dan dipertahankan.

TMMD ke 96 TA 2016berawal dari informasi warga masyarakat  dan difaselitasi Pemerintah  Daerah Prov. Kepri, Pemko Batam dan unsur Muspida lainya.

Hingga TMMD ke 96 TA 2016 menjadi program sosial kemasyarakatan berkala  Nasional di seluruh pelosok negeri.

Khususnya di Kota Batam yang telah berkembang sedemikian pesat hingga aromanya tercium harum di negara luar. Namun ke dalamnya masih banyak ditemukan perkampungan penduduk terpencil yang butuh sentuhan dan perhatian. Terutama dalam bidang pendidikan sebagai fondasi dan tiang awal berdirinya generasi muda.

Pasi Ops Kodim 0316 Batam Pada Saat Memberi Penyuluhan Wawasan Kebangsaan

Pada saat ini dipertengahan jalan berlangsungnya kegiatan program TMMD ke 96 TA 2016 dibawah komando teritorial daerah Kodim 0316/Batam, telah menyatukan diri bersama penduduk terpencil diwilayah Belongkeng, Sijantung-Galang Kota Batam.

Pasi Teritorial Kodim 0316/Batam Kapten Inf. Baziduhu Zebua menyampaikan “TMMD ke 96 TA 2016 meliputi Bidang Fisik yaitu Infrastruktur jalan umum pada perkampungan penduduk terpencil ( Area Belongkeng ), Pengadaan Pembangunan WC Umum, Sarana Olah Raga, Sarana Tempat Ibadah. Bidang Non Fisik yaitu berupa Penyuluhan UKM, Pertanian, Kesehatan-KB Gratis, Agama dan Bantuan Sembako pada Penduduk sebanyak 60 Paket. Penyuluhan Bahaya Narkoba oleh Brigadir Riko Antonio ( Polresta Barelang ), Penyuluhan Reproduksi kesehatan, Dampak Seks Sebelum Menikah/Pernikahan Dini oleh Liberti Luci P.SKM ( BP3AKB ). Hal – hal tersebut harus dicermati, dihindari Para Remaja Generasi Penerus Bangsa ini. Khususnya Penyuluhan Wawasan Pembangunan bagi remaja atau siswa – siswi di dalam pendidikannya.

Pasi Ops Kodim 0316/Batam Kapten Arh. Patar Purba sang Penyuluh Wawasan Kebangsaan dengan pola tehnik terapi psikologi mampu menyusupi relung jiwa siswa – siswi SMA Negeri 10 Sijantung – Galang Kota Batam hingga mengurai setitik air mata…menuturkan “Kondisi Bangsa ibarat sebuah “Pohon Kering” disebabkan oleh Prinsip Dasar Kehidupan seperti Etika, Adab Sopan Santun, Rasa Bertanggung Jawab, Tidak Mudah Mengeluh dan Disiplin pada Diri Sendiri telah terlupakan. Bagaimana mungkin Potensi Alam NKRI yang cukup besar dan diakui Dunia Internasional bisa bangkit kembali bila peran serta Generasi Mudanya melempem atau kurang sehat…?

Sebuah Negara dapat disebut besar, disegani dan dihormati terbentuk dari keutuhan dan kebersatuan rakyatnya.   “Bila Kapal Nak Berlabuh…Berlabuhlah Di Dermaga, Bila Suatu Negara Nak Menjadi Tangguh, Binalah Generasi Mudanya…”.

Siswa-siswi SMA Negeri 10 Sijantung tersebut  ( malu ditulis namanya ) memberi komentar kepada tim media ini,”bang…awalnya kami belum ngerti Wawasan Kebangsaan tapi setelah dijelaskan baru terbuka hati kami untuk mengenal jati diri dan tujuan kami belajar paling tidak berbakti kepada orang tua. Rasanya kami ingin pulang kerumah cepat-cepat bang untuk minta ampun kepada orang tua”. Bahkan ada siswa yang berceloteh, “Maaf ya bang kami pikir bapak-bapak tentara itu galak,gak taunya pandai juga melawak dan bikin orang nangis lagi…”.

Pada saat Penyuluhan kesehatan reproduksi remaja, dan penyuluhan wawasan kebangsaan. Wawasan Pembangunan ( Wasbang ) para siswa – siswi SMA Negeri 10 Sijantung dan para guru sempat dilanda Keheningan…Keharuan sejenak,hingga mengurai setitik air mata.Terasa merinding bulu roma…namun membangkitkan semangat siswa–siswi yang terlena…untuk mengenal jati diri dan tujuan hidupnya ( Shooting Video ).

Sementara itu, Nusi Ketua RT.003 / RW.004 Kelurahan Rempang Gatre dan Rahiya seorang ibu rumah tangga,sewaktu diminta tanggapannya menyampaikan “kami orang-orang disini merasa kaget tak menyangka bila kampung kami yang terpencil diperhatikan, dibuatkan jalan, dibuatkan WC Umum dan bantuan sembako untuk kami sebanyak 60 KK. Kami disini merasa senang dan bangga semoga harapan kami orang-orang disini mendapat kesempatan lagi untuk bertemu dengan bapak-bapak tentara atau siapa lagi yang akan memperhatikan kami”. ( RMSAg )


Tagged with

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

www.000webhost.com