Home » Aceh » Tingginya Angka Kemiskinan di Kabupaten Aceh Utara

Tingginya Angka Kemiskinan di Kabupaten Aceh Utara

SAMUDERAKEPRI.CO.ID, ACEH – Kabupaten Aceh Utara urutan pertama penduduk paling banyak miskin atau termiskin di Aceh, yakni mencapai 118.740 jiwa.

Sedangkan urutan kedua hingga kelima secara berurut, yaitu Pidie 92.350 jiwa, Bireuen 71.540 jiwa, Aceh Timur 63.670 jiwa, dan Aceh Besar 62.720 jiwa. Paling sedikit Kota Sabang 5.980 jiwa karena jumlah penduduknya sedikit. Sedangkan Banda Aceh mencapai 19.230 jiwa penduduk miskin.

Adapun pengangguran juga pertama terbanyak di Aceh Utara mencapai 11,02 persen, kedua Kota Lhokseumawe 10,51 persen, ketiga Aceh Besar 8,49 persen, keempat Aceh Timur 8,42 persen, dan kelima Pidie 7,64 persen.

Munzir abe pengurus LMND Eksekutif Wilayah Aceh dalam pers rilis nya, “Saya melihat ada persoalan besar yang tidak diketahui oleh publik terhadap bagaimana dinamika berjalan birokrasi pemerintahan Aceh Utara.” Rabu (11/07/2018).

“Masyarakat dalam hal ini perlu mengetahui ada persoalan apa di dalam birokrasi? Dan Akar masalah nya Apa? Untuk kemudian kita bisa sama sama mencari kan solusi Alternatif untuk membangun Aceh Utara menuju persemakmuran secara merata.
Dari hasil kajian dari gerak historis di lapangan korupsi, kolusi dan Nepotisme merupakan hasil akhir yang kemudian menyebabkan perpanjangan rantai kemiskinan di Aceh Utara.

“Bagaimana tidak banyak persoalan yang muncul dalam 1 tahun pemerintahan cekmad-sidompeng. Dari mulai defisit anggaran pembelajaan daerah, yang berdampak pada berputar nya ekonomi kerakyatan.

“Saya rasa KPK perlu mengaudit kepala daerah supaya jelas Apa yang kemudian menyebabkan defisit anggaran dan bertambah Nya utang.

“Sampai hari publik di ambang kebingungan dengan kondisi Aceh Utara yang seperti ini.

Akar masalah dari terjadi nya praktik KKN (Korupsi, Kolusi dan Nepotisme) dimana pengaruh pemilik modal terlalu besar dalam perumusan kebijakan pemerintah.

“Maka dengan ini tanpa mengurangi rasa hormat saya Mengundang KPK untuk Mengaudit sejumlah pejabat tinggi di lingkaran pemerintah Aceh Utara yaitu di kekuasaan Eksekutif dan dinas terkait, juga tidak melupakan Anggota legislatif Kabupaten Aceh yang saya yang terjebak dalam lingkaran setan tersebut.

“Dan saya juga mengharapkan KPK beroperasi di 23 Kabupaten Di dalam daerah otonom provinsi Aceh.

“Harapan saya, masyarakat Aceh mendukung penuh kinerja KPK dalam upaya pemberantasan korupsi di bumi Aceh, “Mari melawan korupsi sebagai musuh bersama.

“Jika mou keistimewaan memberantas korupsi keakarnya ada dambaan menuju kesejahteraan secara kaffah, “Ungkapnya. (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Web
Analytics
%d blogger menyukai ini: