fbpx

DPRD Natuna Ikuti Musrenbang Tahun 2022 Kecamatan Pulau Tiga

DPRD Natuna Ikuti Musrenbang Tahun 2022 Kecamatan Pulau Tiga

Natuna, SK.co.id – Ketua Komisi III DPRD Natuna, Marzuki bersama dua anggota Komisi II DPRD Natuna dari Daerah Pemilihan (Dapil) III yaitu Saifullah dan Azi, mengikuti kegiatan Musrenbang Tahun 2022 Kecamatan Pulau Tiga, di Aula Kantor Camat Pulau Tiga, Nyit-Nyit, Rabu (10/2).

Dikesempatan itu, Marzuki menyampaikan ada sekitar 42 usulan setiap Desa yang ada di Kecamatan Pulau Tiga yang menjadi prioritas adalah jalan antara Teluk Melam ke Tanjung Batang dan jalan penghubung dua Desa antara Desa Sededap dan Teluk Labuh.

“Penyelesaian bangunan Puskesmas Pulau Tiga yang sempat terbengkalai juga akan menjadi perhatian kami, karena itu menyangkut pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” ujar Marzuki.

Selanjutnya Marzuki menegaskan, pihaknya siap memperjuangkan dan mengawal prioritas yang ada di setiap Kecamatan, tetapi tentunya juga mempertimbangkan anggaran yang tersedia.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Politisi PDIP, Ibrahim. Anggota Komisi I DPRD Natuna ini akan terus mengawal beberapa usulan yang disampaikan, terutama kelanjutan pembangunan Puskesmas yang sempat terhenti.

“Jangan sampai masyarakat yang menjadi korban, harusnya tahun ini mereka sudah menikmati layanan kesehatan yang maksimal, tapi karena bangunannya belum selesai, akhirnya belum maksimal,” terangnya.

Ibrahim berharap, fasilitas kesehatan yang lengkap dan memadai bagi masyarakat Pulau Tiga tersebut dapat segera diselesaikan dan tepat waktu.

“Supaya dapat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat,” tukasnya.

Sementara itu, Camat Pulau Tiga, Sudirman, dalam sambutannya menyampaikan, secara umum usulan yang disampaikan dalam Musrenbang tahun ini masih melanjutkan usulan tahun sebelumnya yang belum terlaksana pada Tahun 2020.

“Usulan tambahan menjadi prioritas kecamatan, seperti drainase besar PLN Pulau Tiga, hal ini menjadi penting agar tidak terjadi lagi banjir terhadap mesin PLN,” ujar Sudirman.

Sudirman mengajak seluruh komponen masyarakat, Anggota DPRD Natuna untuk bersama-sama mengawal usulan prioritas utama yang bersifat darurat.

“Pembangunan juga kita usulkan melalui APBN dan APBD Provinsi Kepri agar tidak terlalu membebani anggaran kabupaten yang mengalami penurunan”. pungkasnya. (***)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: