Karimun, Kundur, SK.co.id – Di bulan Ramadhan 1446 H ini, sejumlah organisasi kemasyarakatan (ormas), organisasi kepemudaan (OKP), dan wartawan di Pulau Kundur mulai aktif menggelar kegiatan keagamaan. Beberapa ormas dan OKP yang terlibat dalam kegiatan ini antara lain Parse (Pemuda Remaja Simpang Empat), Tan Sri (Pemuda Tempatan Tanjung Sari), PAC Pemuda Pancasila, dan AOK (Anak Orang Karimun).
Kegiatan safari Ramadhan dimulai sekitar tanggal 3 Maret lalu, dengan agenda pertama di Surau Gang Nuri yang diisi oleh penceramah Ustadz Cepy Pohara. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan di Surau Jengkol Tanjungsari Bukit dengan penceramah Ustadz Imam Sukarno, dan di Surau SMPN 1 Kundur dengan penceramah Ustadz Abd. Latip. Kegiatan ini direncanakan berlangsung selama sebulan penuh selama bulan puasa.
Ketua Parse, Wildan, menjelaskan bahwa mereka awalnya bertindak sebagai inisiator kegiatan ini. Namun, seiring berjalannya waktu, kegiatan ini berkembang dan melibatkan lebih banyak ormas serta wartawan. “Kami menyesuaikan jadwal dengan BMKK (Badan Mubaliq Kecamatan Kundur) untuk memberikan santapan rohani selama tujuh menit di surau atau masjid. Jadwal ini mencakup beberapa kecamatan, bukan hanya Kecamatan Kundur,” ungkap Wildan.
Setelah mendapatkan jadwal, mereka mengajukan surat ke surau dan masjid yang dianggap kosong dan tidak terjadwal. “Tahun ini kami hanya menyiapkan paket penceramah. Namun, ke depannya kami berencana untuk menyiapkan paket komplit, termasuk penceramah, bilal, dan imam untuk Ramadhan yang akan datang,” tambah Wildan.
M.Aizir, Ketua AOK, menambahkan bahwa kegiatan ini perlu dikembangkan di masa mendatang. “Selain untuk mempererat silaturahmi antar masyarakat, ormas, OKP, dan wartawan juga harus bersinergi, terutama dalam kegiatan kerohanian. Kami juga berhak berbuat baik, tidak hanya menjaga jarak,” ujarnya.
Nopi Arman, Ketua PAC Pemuda Pancasila Kundur, juga menyatakan dukungannya. “Ini adalah hal positif, semoga masyarakat bisa menerima kegiatan ini,” katanya. Di tempat terpisah, Ketua Tan Sri mengungkapkan bahwa awalnya mereka hanya ingin bersafari Ramadhan dan ikut sholat tarawih, namun kegiatan ini berkembang pesat.
Pak Imam Amir dari Surau SMPN 1 Kundur mengungkapkan rasa terima kasihnya atas santapan rohani yang diberikan. “Semoga pesan-pesan yang disampaikan lewat tausiah dapat memberikan semangat dalam keseharian kita,” tutupnya.
Kegiatan safari Ramadhan ini diharapkan dapat memperkuat tali silaturahmi dan meningkatkan semangat keagamaan di kalangan masyarakat Pulau Kundur.
Ikuti berita populer lainnya di Google News SAMUDERAKEPRI
Ikuti berita populer lainnya di saluran WhatsApp SAMUDERA KEPRI
Laporan: Tim Jurnalis Samudera Kepri Karimun (Hendriek)
Editor: Redaksi