Home » Berita » Harga Ikan di Tanjungpinang-Kepri Tidak Stabil

Harga Ikan di Tanjungpinang-Kepri Tidak Stabil

SK, Kepri – Harga berbagai jenis ikan yang dijual pedagang di Pasar Bintan Centre Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, tidak stabil.

Salah seorang pedagang ikan, Apendi, di Pasar Bintan Centre, Rabu (8/5) mengatakan, perubahan harga ikan disebabkan persediaan ikan terbatas lantaran cuaca buruk.

“Kalau ikan lagi banyak, harganya agak murah,” kata Apendi sambil melayani konsumen.

Apendi menjual ikan selikur segar dengan harga Rp28.000/kg, sedangkan ikan selikur yang kurang segar Rp18.000/kg. Ikan tongkol pancing dijual Rp35.000/kg, sedangkan ikan tongkol hasil jaring Rp30.000/kg.

Sementara ikan mata besar yang dijual hari ini kurang segar, dijual dengan harga Rp18.000/kg. Biasanya, ikan mata besar yang segar dijual dengan harga Rp35.000/kg.

Ikan bulat dijual dengan harga Rp40.000/kg, sedangkan ikan tanda ukuran besar Rp35.000/kg.

“Ikan bulat itu semakin kecil ukurannya, semakin mahal harganya,” ucapnya.

Pendi mengatakan harga cumi-cumi juga fluktuatif, tergantung stok. Hari ini, cumi-cumi dijual dengan harga Rp50.000/kg, turun Rp10.000 dibanding sehari yang lalu.

“Harganya cenderung naik kalau dibandingkan sebelum ramadhan,” katanya.

Hal senada dikatakan Yanto, pedagang ikan lainnya di Pasar Bintan Centre. Saat ini, cuaca kurang baik sehingga hasil tangkapan ikan tidak terlalu banyak. Akibatnya, harga ikan cenderung naik.

Yanto menjual ikan pari Rp10.000/kg,
ikan selar Rp40.000/kg, dan ikan putih Rp60.000/kg.

“Harga ikan selar dan putih agak tinggi hari ini,” katanya.(***)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Web
Analytics
%d blogger menyukai ini: