fbpx

Ini Penjelasan Kejaksaan Negeri Batam, Terkait Liputan Awak Media Yang Terabaikan

DPRD Batam

, Ini Penjelasan Kejaksaan Negeri Batam, Terkait Liputan Awak Media Yang Terabaikan, SamuderaKepri

SK – Batam. Hari Bhakti Adhyaksa ( HBA) ke 59, jatuh pada tanggal 22 Juli 2019 lalu, Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam melaksanakan upacara untuk memperingati hari jadinya bertempat di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Batam (cuplikan narasi berita).

Pada saat upacara, Amanat Jaksa Agung RI dibacakan oleh Kepala Kejaksaan Negeri Batam “Dedie Tri Hariyadi” (selaku Irup) terdiri dari beberapa item diantaranya : Menghimbau, menyeru Insan Adhyaksa harus mampu memposisikan diri menjadi sumber inspirasi, pendorong semangat kebangsaan, rasa nasionalisme dan sikap patriotisme membela tanah air dikalangan masyarakat yang merupakan modal dasar bagi Akselerasi Pembangunan.

, Ini Penjelasan Kejaksaan Negeri Batam, Terkait Liputan Awak Media Yang Terabaikan, SamuderaKepri

Serta beberapa petikan Perintah Harian diantaranya adalah insan Adhyaksa senantiasa meningkatkan Profesionalitas, pupuk semangat solidaritas, mampu bekerjasama dan bersinergi, menyadari kekurangan dan kesalahan diri untuk melakukan perbaikan yang lebih baik lagi.

Setelah usai upacara, Kejaksaan Negeri Batam beserta jajaran melanjutkan kegiatan yaitu melaksanakan upacara Menghormati Para Pahlawan di Taman Makam Pahlawan Batu Aji dan sekaligus melaksanakan ziarah.

Namun sebelum hari puncak HBA ke 59 tahun 2019, Kejaksaan Negeri Batam telah sukses melaksanakan serangkaian kegiatan seperti donor darah, memberi santunan panti asuhan, memberi penyuluhan, pertandingan olahraga, jalan sehat dan memberi support doorprize kepada jajaran/honorernya atas prestasi yang diraih.

Sehingga tercipta akselerasi pembangunan yang harmonis dan humanis yang terpantau sinar mentari pagi serta diiringi oleh press release nan cerah di Batam.

Akan tetapi di dalam serangkaian kegiatan tersebut, ada beberapa awak media yang meliput menayangkan berita turut mensukseskan acara namun merasa terlupakan atau terabaikan.

Terkait liputan media yang merasa terlupakan atau terabaikan, maka awak media ini mencoba melakukan konfirmasi berulang kali hingga tanggal 26 Juli 2019 tertuju kepada panitia penyelenggara (bid.intel) HBA ke 59 melalui WA dengan bahasa “Apakah memang tidak ada bentuk perhatian atas liputan media yang telah menayangkan berita kegiatan HBA ke 59 oleh Kejaksaan Negeri Batam..? “

Kemudian pihak panitia penyelenggara menjawab, “Saya orang baru mas, belum ngerti apa-apa, dan secara anggaran tidak ada”. Setelah memperoleh jawaban itu, awak media pun mengambil keputusan, lebih baik selalu bersyukur kepada Tuhan dan menganggap apa yang telah dikerjakannya adalah sebagai ibadah.

Namun demikian dari beberapa sumber yang dapat dipercaya tersirap kabar lalu mengatakan bahwa telah terjalin ikatan silaturahmi antar sesama awak media dalam suatu daftar notulen yang layak disebut kasta koordinator hanya Tuhan lah yang tahu…

Indahnya kebersamaan tapi tak seindah ketenangan jiwa yang dapat saling mengingatkan atas rasa alfa dan kelemahan diri sebagai makhluk ciptaan Tuhan. (ricky mora)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: