Kapal Tranportasi Tidak Jalan, Toke Ikan Sungai Pinang Lingga Tolak Beli Hasil Tangkapan Nelayan

Kapal Tranportasi Tidak Jalan, Toke Ikan Sungai Pinang Lingga Tolak Beli Hasil Tangkapan Nelayan
Kapal Tranportasi Tidak Jalan, Toke Ikan Sungai Pinang Lingga Tolak Beli Hasil Tangkapan Nelayan, SamuderaKepri

Lingga, SK.co.id – Nelayan di Desa Sungai Pinang Kecamatan Lingga Timur kesulitan menjual hasil tangkapannya dikarenakan pengusaha enggan membeli dengan alasan tidak beroperasinya transportasi laut sejak tanggal 6 s/d 17 Mei 2021 mendatang.

Hal ini menimbulkan keresahan di kalangan nelayan di desa Sungai Pinang terlebih menjelang perayaan hari Raya Idul Fitri.

Salah satu nelayan berinisial D (19) membenarkan hal tersebut, dia mengaku serbasalah dengan keadaan apa lagi kebutuhan jelang hari raya pastinya naik.

“Sekarang ini hasil yang kita dapat hanya beberapa saja yang jadi duit, itupun berharap ada orang kampung yang beli, toke tak mau nampung sebab katanya kapal tak jalan”. Sebutnya kepada Samuderkepri.co.id pada Selasa (11/09/2021).

Hal senada juga disampaikan nelayan Sungai Pinang inisial R (43) yang mengaku kecewa dengan pengusaha yang terkesan mau enaknya saja tanpa ada teloransi sedikit pun.

“Harusnya pengusaha janganlah mau enaknya saja, selama ini tiap hasil laut selalu rutin kami jual ke dia, sebenarnya kami selaku anak buah masalah jalan tak jalan kapal bukan urusan kami, tugas kami hanya melaut dan dapat hasil jika tak dibeli kami mau makan apa”. Ujarnya agak kesal.

Turut Dibenarkan kepala desa Sungai Pinang Diyau Rusdi. Diyau yang juga mendapatkan informasi dari beberapa nelayan bahwa saat ini jenis udang king, ikan bawal, bahkan kepiting bakau pun tak laku dijual.

Diyau menambahkan, meskipun kapal tidak jalan untuk membantu anak buahnya (masyarakat) penampung tetap membeli hasil laut (ikan, udang, kepiting dll).

“Paling tidak ditampung dulu walau kapal belum jalan, kasian masyarakat apa lagi tak lama lagi mau hari Raya mereka butuh uang”. Tutur Diyau. (oji)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.