Pemko Tanjungpinang

Karyawan PT Panca Rasa Pratama Blokir Gerbang Akses Jalan Perusahan

DPRD KABUPATEN LINGGA

Karyawan PT Panca Rasa Pratama Blokir Gerbang Akses Jalan Perusahan

Tanjungpinang, SK.co.id – Puluhan karyawan PT Panca Rasa Pratama kembali melakukan aksi ujuk rasa di depan gerbang perusahaan yang berada di Jalan DI Panjaitan, Kilometer 9 Tanjungpinang, Jumat (11/9).

Karyawan PT Panca Rasa Pratama Blokir Gerbang Akses Jalan Perusahan



Pendemo meminta perusahaan pabrik Teh Prendjak itu untuk mengaji sesuai Upah minimum Kabupaten/Kota (UMK) yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah setempat.



Dalam aksinya, karyawan meminta agar hak-hak pekerja dikembalikan oleh perusahaan seperti sedia kala.

“Kami minta dinormalkan jam kerja, hak kami seperti cuti melahirkan dikembalikan, dan gaji kami dinormalkan sesuai UMK Tanjungpinang,” kata Lina Novianti Korlap aksi, Jum’at (11/9).

“Pihak perusahaan tidak melakukan perundingan dengan kita, maka kami dan anggota akan terus membelokir jalan ini, biar mereka tau betapa pentingnya jalan pintu masuk perusahaan ini,” katanya.

Sebagian karyawan yang dirumahkan di PT PRP tersebut mayoritas karyawan yang berserikat menurut Suprapto. Ternyata yang non berserikat masih berkerja dengan normal, dan itu diskriminasi namanya.

Seharusnya, kata dia, perusahaan mengurangi jam kerja dari karyawan apabila membayar tidak sesuai dengan UMK.

“Ini tidak, membayar gaji tidak sesuai UMK, tapi jam kerja malah tetap,” katanya.

Ia menegaskan, “Akan melakukan blokir jalan apabila pihak perusahaan tidak bisa mengakomodir tuntutan dari karyawan”.

“Gaji 100 ribu rupiah per hari dengan jam kerja yang maksimal, Ini melanggar aturan, tidak memenuhi peraturan yang ada, itu tertuang di UU No 13 Tahun 2020 tentang jam kerja”.

Sampai berita ini di terbitkan pendemo masih ada di lokasi dan masih berunding. Tegasnya (RM)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: