Kesal Penambangan Tidak Sesuai Aturan, Anggota Komisi Vll DPR-RI Akan Cabut Izin Tambang Tiga Perusahaan di Tanjung Irat

Kesal Penambangan Tidak Sesuai Aturan, Anggota Komisi Vll DPR-RI Akan Cabut Izin Tambang Tiga Perusahaan di Tanjung Irat
Kesal Penambangan Tidak Sesuai Aturan, Anggota Komisi Vll DPR-RI Akan Cabut Izin Tambang Tiga Perusahaan di Tanjung Irat, SamuderaKepri

Lingga, SK.co.id – Diketahui dalam sebuah video berdurasi singkat terlihat jelas dua lokasi tambang pasir (Galian C) yang beraktivitas di wilayah Desa Tanjung Irat, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga berjalan tidak sesuai aturan.

Oleh karena itu, Anggota komisi VII DPR-RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB),Abdul Wahid di dampingi Wakil Bupati Lingga, Neko Wesa Paweloy dan Plt. Kadis Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lingga tampak kesal atas kesalahan dan kecerobohan yang di lakukan pihak perusahaan tambang.

“Ini sudah gak bener cara nambangnya, mau jadi apa tanah negara ini nanti pak, bisa hilang pulau kalau ini dibiarkan. Ini jadi laut, bisa jadi danau Sebira. Izinnya berapa meter kedalamannya? Ini bukan galian batuan lagi pak,” kesal Abdul Wahid, dengan nada marah pada Selasa (17/08/2021).

Geram Abdul Wahid menambahkan, praktek seperti ini dapat menyandung kepala tambang hingga keranah pidana, Ia meminta agar penambangan tidak dilanjutkan, karena sudah menyalahi aturan.

“Galian C itu mana ada 14 meter pak. Pokoknya ini PT. Geroa dicatat, ini sudah gak benar ini, bapak buka lagi aturannya, baca dengan benar. sudahlah stop saja di sini,” tegasnya didepan pegawai PT. Geroa Indonesia.

Politisi Partai PKB itu sangat menyesalkan tindakan yang di lakukan oleh tiga perusahan yang telah dipercaya untuk menjalankan penambangan galian C tersebut, diketahui ketiga perusahaan tersebut ialah PT. Telaga Bintan Jaya (TBJ), PT. Citra Semarak Sejati (CSS), dan PT. Geroa Indonesia.

“Saya tidak melarang untuk menambang  tapi harus perhatikan aspek lingkungan, kalau seperti ini sudah tidak benar namanya, dan dua perusahaan tambang Galian C ini akan saya tutup dan cabut saja izinnya.” Tutupnya.

Hingga berita ini diunggah, kedua pihak perusahaan tambang galian C yang terancam akan ditutup dan dicabut izinnya belum bisa dikonfirmasi.(oji/Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.