Pemko Tanjungpinang

Ketika Perda PDAM Disahkan Jadi Perumda Tirta Kepri

DPRD KABUPATEN LINGGA

Ketika Perda PDAM Disahkan Jadi Perumda Tirta Kepri

Tanjungpinang, SK.co.id – Sesudah perda PDAM Tirta Kepri disahkan jadi Perumda Tirta Kepri diharapkan jadi sebuah langkah baru untuk PDAM dalam berbenah pada segala lini mereka.



“Perda berdampak sekali pada pengelolaan PAD kedepan dari sektor air bersih. Hal ini juga sesuai dengan UU Nomor 343 tahun 2014, dimana BUMD harus memiliki tata kelola yang baik,” ujar Isdianto, ketika pengesahan beberapa waktu yang lalu.

Perda diharapkan bisa mendorong pengelolaan BUMD dengan lebih efektif, efisien, profesional, dan mendorong supaya organ BUMD di dalam membuat keputusan serta menjalankan keputusan, dilandasi selalu oleh nilai moral tinggi, serta mematuhi peraturan UU yang ada.

Kepala PDAM Tirta Kepri ketika diwawancara

Direktur PDAM Tirta Kepri ketika ditemui diruang kerjanya menyampaikan, “Sesudah perkembangan daerah baru dimanfaatkan. Sebetulnya, perusahaan non daerah dan perusahaan daerah memang sudah terdapat perubahan yang telah diubah. Agar dapat bergerak dengan lebih berhati-hati”, pada Senin 7 September 2020.

“Lalu dengan perubahan tersebut, dan dengan support pemerintah. Di dalam keputusan dan kebijakan tak ada, mungkin ke depannya terdapat beberapa hal yang akan berubah. Kita bakal mengajukan”.

“Lalu hanya nama saja dan juga imisnastri lain yang kita ubah saat diberi waktu enam bulan. InsyaAllah bisa selesai dalam waktu 6 bulan.”Lalu satu, aset yang kita diberikan waktu selama 2 tahun. Kita akan selesaikan aset-aset yang statusnya masih dipakai oleh kita, tetapi statusnya itu belum jelas”.

“Strategi fungsi pelayanan juga sama. Paling tidak, berkat perubahan, maka kita akan dapat menambah pelayanan. Khususnya tetap dengan adanya support dari pemerintah provinsi”.

“Terdapat 2 waduh yang akan kita gunakan, sungai pulai dan gesek. Tahun 2021 kita akan memakai kawal untuk mendukung Tanjung Pinang. Kemudian yang lainnya, dukungan pemprov untuk 2021, yakni pergantian pipa pada KM 10 s/d KM 8. Terakhir tahun 2021 akan kita kerjakan”. Serunya.(RM)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: