pemko tanjungpinang

Ketua DPRD Natuna Menyambut Mahasiswa Tolak RUU Cipta Kerja

Dinas Pendidikan Provinsi  Kepri

Kabupaten lingga

DPRD KABUPATEN LINGGA

Ketua DPRD Natuna Menyambut Mahasiswa Tolak RUU Cipta Kerja

Natuna, SK.co.id – Ketua DPRD kabupaten Natuna Daeng Amhar menyambut kedatangan mahasiswa dari Sekolah tinggi agama Islam ( STAI ) ke kantor DPRD Natuna. Kedatangan mahasiswa ini dalam rangka menolak undang-undang cipta kerja. Demo ini berlangsung di halaman kantor DPRD pada hari kamis ( 8/10). Menurut salah satu koordinator aliansi mahasiswa natuna ( AMN ) lingga mengatakan bahwa kedatangan mereka bersama rombongan ke Kantor DPRD Natuna untuk menolak dan mengencam keras atas pengesahan RUU Cipta Kerja, serta menuntut Presiden RI untuk menerbitkan Perpu Cipta Kerja dalam pembahasan point Subtansi UU Cipta Kerja.

Ketua DPRD Natuna Menyambut Mahasiswa Tolak RUU Cipta Kerja

Para pengunjuk rasa tersebut mendesak DPRD Natuna untuk menyampaikan aspirasi masyarakat Natuna. Dengan adanya undang-undang tersebut tentu saja membuat ketidakadilan terhadap pekerjaan buruh. Menurutnya DPR perlu mendengarkan kritik dan aspirasi masyarakat yang ada di seluruh Indonesia terutama Natuna. Menanggapi hal tersebut ketua DPRD daeng Amhar mengapresiasi perjuangan mahasiswa untuk menyalurkan aspirasi rakyat. Menurutnya Dalam mengambil kebijakan seperti yang diminta oleh adik-adik Mahasiswa untuk dapat menandatangani point-point penolakan pengesahan UU Cipta Kerja pada hari ini,  saya tidak bisa mendatanganinya,” ujar Daeng Amhar.

Ketua DPRD Natuna Menyambut Mahasiswa Tolak RUU Cipta Kerja

“Semua keputusan harus dilakukan Rapat terlebih dahulu, sementara para Anggota Dewan sebagian sedang melakukan kunjungan ke Pulau Tiga,” jelasnya. Sehingga ketua DPRD daeng Amhar belum bisa mengambil keputusan terkait adanya penandatanganan penolakan undang-undang RUU cipta kerja. Saat ini ia hanya menjelaskan bahwa surat penolakan dari mahasiswa  akan disampaikan kepada Pemerintah pusat. Keputusan ini juga harus dirapatkan terlebih dahulu oleh segenap anggota DPRD laiinnya agar sesuai dengan harapan dari mahasiswa dan masyarakat Natuna. Daeng Ahmad menuturkan bahwa setelah beberapa anggota DPRD yang ada di pulau tiga pulang ke Natuna maka akan dibahas mengenai penolakan terhadap RUU cipta kerja. (***)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: