Komisi I DPRD Batam : Aktivitas Galangan Paxocean PT. Graha Trisaka Industri (GTI) Diduga Ilegal

Komisi I DPRD Batam : Aktivitas Galangan Paxocean PT. Graha Trisaka Industri (GTI) Diduga Ilegal

Batam, SK.co.id – Komisi I Dewan DPRD Kota Batam sidak aktivitas galangan Paxocean PT. Graha Trisaka Industri (GTI) pemotongan Kapal Acacia Nassau di Tanjung Uncang, Kecamatan Batu Aji, Kamis (25/03/2021).

Komisi I DPRD Batam : Aktivitas Galangan Paxocean PT. Graha Trisaka Industri (GTI) Diduga Ilegal, SamuderaKepri

Turut disaksikan Danlanal Batam, KSOP Khusus Batam, DLH Kota Batam, Bea Cukai Batam, BP Batam, dan Ombudsman Kepulauan Riau serta Pemerintah Kota Batam.

Budi Mardiyanto Ketua Komisi I DPRD Kota Batam, “Berdasarkan hasil sidak memang benar bahwa perusahaan tersebut tidak mengindahkan peraturan yang ada”.

“Berdasarkan hasil Rapat yang ke dua kemarin, pihak perusahaan mengaku kalau segala aktivitas yang berkaitan dengan kapal acacia tersebut sudah dihentikan, dan dikatakan juga kalau kapal tersebut masih tersisa 70%, padahal berdasarkan sidak yang pertama kemarin penilaian kita sebesar 50% tapi sekarang malah tersisa 5% saja”, ucapnya, Kamis, (25/03/2021) malam via panggilan suara.

“Pihak perusahaan sepertinya memamg benar-benar menutup mata dengan adanya pemerintah dan negara. Dalam hal ini dapat diartikan bahwa pihak perusahaan memang tidak ada takutnya”.

“Bisa-bisa kegiatan yang ada di galangan itu diduga semuanya Ilegal, karna perusahaan itu tidak dibenarkan untuk melakukan Scrap (Pemotongan), tapi dari sidak tadi hampir semua kegiatan disana itu melakukan Scrap”.

“Kemudian ada juga Informasi yang kita dapatkan bahwa sebelumnya pernah dilakukan pemotongan beberapa kapal disana, namun tidak ada pelaporan atas kegiatan tersebut. Ada saat melakukan sidak pihaknya menekankan kepada pihak KSOP untuk mengamankan sisa dari pemotongan kapal tersebut, dan KSOP mengatakan akan mengamankan sisa aktivitas itu dengan cara melakukan patroli disana”.

“Kita juga menekankan kepada KSOP untuk berkoordinasi dengan pihak penegak hukum karena kegiatan ini sudah menyalahi aturan dan ini ranahnya akan ke pidana. Kami akan merangkum secepatnya semua hasil survei yang kami dapat untuk dilaporkan kepada pimpinan”.

“Kalau memang benar pihak perusahaan selama ini melakukan kegiatan secara Ilegal maka tidak menutup kemungkinan perusahaan tersebut akan ditutup”.

“Jika memang benar kita akan minta pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus ini. Dan saat ini KSOP tidak akan melayani segala bentu permohonan perizinan administrasi atas Perusahaan tersebut”.

“Dari hasil sidak tadi pihak perusahaan hanya berjanji tidak akan melakukannya lagi. Dan ia juga sangat mengapresiasi atas kehadiran dari Danlanal Batam yang turut peduli atas permasalahan ini”.

“Namun kami pertanyakan kepada pihak perusahaan apa jaminannya bahwa seluruh kegiatan disana itu akan dihentikan, buktinya dari hasil sidak ini kegiatan masih berlangsung dan hanya saat kami sidak saja kegiatan itu terhenti. Dan dari semua pihak-pihak yang hadir semuanya tidak membenarkan atas aktivitas tersebut”.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.