Kabupaten Anambas

Konsentrasi Pada Ancaman Covid-19, DPRD KKA Bersama Pemda Gelar Rapat Kerja

SK, ANAMBAS – Antisipasi meluasnya penyebaran Covid-19 yang kini mencapai ribuan Pasien di Indonesia, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Anambas bersama Pemerintah Daerah melakukan Rapat Kerja tertutup tentang Percepatan Penanganan Pencegahan Penyebaran Virus Corona Disease 19 (Covid-19) di Kabupaten Kepulauan Anambas.

Rapat yang digelar pada Kamis (2/4) itu, dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD Anambas Syamsil Umri dan di hadiri oleh Bupati Anambas Abdul Haris SH, Wakil Ketua II DPRD Anambas Firdian syah, para anggota DPRD diantaranya Yusli. Ys, Fahri Hidayat, Jasril Jamal, Hj.Tetti Hadiyati, H. Amat Yani Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Kepulauan Anambas, Sekda, perwakilan Dinas Kesehatan, Plt. Kepala BPBD,dan perwakilan BKD.

Dikesempatan itu, Wakil Ketua I DPRD Anambas, Syamsil Umri mengatakan bahwa, perlunya langkah-langkah sigap yang harus dilakukan oleh Pemerintah Daerah bersama DPRD, guna mengantisipasi lebih luasnya penyebaran Covid-19.

“Kita mengambil langkah terkait keluar masuknya orang dari luar Daerah ke Anambas melalui jalur laut dan udara, menunda dan atau mengurangi jadwal transportasi ke wilayah kita, guna untuk mengurangi lajunya gerak keluar-masuknya orang dari dan ke Anambas,” tutur Syamsil Umri.

Dikatakan Syamsil Umri, pihak DPRD mendorong Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas agar menyurati pihak maskapai penerbangan yang melayani rute penerbangan di Anambas, serta menyurati pihak pihak pelaku usaha pelayanan, khususnya kapal penumpang yang akan melayani rute ke Anambas.

“Untuk Kapal Barang (Kargo) atau Kapal pengangkut Logistik, kita wajibkan tetap berjalan, kalau untuk penerbangan, khususnya yang ada di Bandara Letung yang seminggunya 4 kali penerbangan maka kita batasi agar menjadi 1 kali penerbangan dalam satu minggu, begitu juga dengan Bandara Matak yang awalnya setiap hari penerbangan juga akan kita batasi menjadi 1 kali dalam satu minggu, sementara untuk kapal Pelni dan kapal Ferry, kita harapkan agar ditunda sementara waktu pelayarannya ke Anambas,” jelasnya.(***)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: