Koreksi Berita: Hak Jawab Kades Bukit Padi Atas Berita “Kades Bukit Padi Diminta Tegas Terhadap Badan Usaha Milik Desa (BUMDes)”

Koreksi Berita: Hak Jawab Kades Bukit Padi Atas Berita “Kades Bukit Padi Diminta Tegas Terhadap Badan Usaha Milik Desa (BUMDes)”

SK.co.id, Anambas – Kepala Desa Bukit Padi Kecamatan Jemaja Timur memberikan hak jawab atas berita samuderakepri.co.id pada Jumat, 04 Agustus 2020, berjudul : “Kades Bukit Padi Diminta Tegas Terhadap Badan Usaha Milik Desa (BUMDes)”

Berikut ini hak jawab seperti dalam surat hak jawab yang dikirim oleh Kepala Desa Bukit Padi Kecamatan Jemaja Timur Kabupaten Anambas, diterima Redaksi Senin (10/08/2020):

Hak Jawab :

Bersama dengan ini kami Pemerintah Desa Bukit Padi Kecamatan Jemaja Timur Kabupaten Kepulauan Anambas menyampaikan kepada Bapak Pimpinan Redaksi Media Online Samudra Kepri untuk melakukan penegasan terhadap Sdr Riandi terkait pemberitaan Online yang telah Bapak Terbitkan pada tanggal 04 Agustus 2020 yang di laporkan oleh Wartawan yang mengaku sebagai wartawan Perusahan Bapak.

Setelah Pemerintah Desa melakukan kompirmasi dengan pengurus Bumdes, mengatakan tidak pernah dikomfirmasi /wartawan pada tanggal 03 Agustus 2020 sesuai dengan Berita yang diterbitkan.

Untuk itu pimpinan Redaksi agar dapat memberikan teguran dan sanksi secara tegas sesuai kode etik Media.

Demikian kami sampaikan atas perhatian diucapkan terimakasih.

Kepala Desa Bukit Padi
M. Yamin

Jawaban Redaksi Atas Surat tersebut : No : 008-201/RD -ST/SK-08/2020

Perihal : Tangapan Atas Surat Kepala Desa Bukit Padi Nomor : 161/BP.230/08.2020

Dengan Hormat,

Dengan ini menyampaikan tangapan atas surat Penegasan dari Kepala Desa Bukit Padi Kecamatan Jemaja Timur Kabupaten Kepulauan Anambas Provinsi Kepulauan Riau Nomor : 161/BP.230/08.2020 yang kami terima tanggal 10 Agustus 2020, terkait pemberitaan Media Siber samuderakepri.co.id, dengan judul (“Kades Bukit Padi Diminta Tegas Terhadap Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Sebagai Media Siber yang berbadan hukum Pers, sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers (UU Pers), dengan ini saya selaku Penanggung jawab/Pimpinan Redaksi Media Siber samuderakepri.co.id menyampaikan hal hal sebagai berikut :

  1. Terkait pemberitaan Media Siber samuderakepri.co.id dengan Judul (“Kades Bukit Padi Diminta Tegas Terhadap Badan Usaha Milik Desa (BUMDes)” tayang pada tanggal 04 Agustus tahun 2020, saya sampaikan bahwa Judul dan isi dalam pemberitaan sudah sesuai dengan pedoman pemberitaan media siber.
  • Bahwa terkait pemberitaan tersebut, kami memberikan hak jawab dan koreksi sebagaimana yang diatur dalam Undang-Undang No. 40 Tahun 1999 tentang Pers, pasal 1 ayat 11 dan 12 yang berbunyi : pasal 11. Hak   Jawab   adalah   seseorang   atau   sekelompok   orang   untuk   memberikan   tanggapan  atau  sanggahan  terhadap  pemberitaan  berupa  fakta  yang  merugikan  nama baiknya. pasal 12.   Hak   Koreksi   adalah   hak   setiap   orang   untuk   mengoreksi   atau   membetulkan   kekeliruan  informasi  yang  diberitakan  oleh  pers,  baik  tentang  dirinya  maupun  tentang orang lain.
  • Terkait Perilaku disiplin wartawan Media Siber samuderakepri.co.id, menjadi tanggung jawab perusahan untuk menegur dan bila perlu akan dikenakan sanksi disiplin bila ditemukan kesengajaan saat di lapangan, bila terbukti dengan sengaja melanggar aturan perusahan Pers sanksi terberat dikeluarkan dari perusahan Pers, sebagaimana yang di atur dalam peraturan perusahan Pers.

Bahwa apa bila hak jawab dan koreksinya disampaikan kepada kami, maka kami akan menayangkannya pada rubrik yang sama pada terbitnya pada berita berjudul (“Kades Bukit Padi Diminta Tegas Terhadap Badan Usaha Milik Desa (BUMDes)” dan kami buat link pada berita tersebut.

Demikian kami sampaikan tangapan ini.

Tanjungpinang, 11, Agustus, 2020

RONNY PASLAN

Pimpinan Redaksi

Atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat pemberitaan tersebut, redaksi Media Siber samuderakepri.co.id sudah melakukan upaya memberikan Hak Jawab dan Hak Koreksi untuk sumber dalam pemberitaan terkait, namun tidak diperlukan bagi pihak Bumdes untuk mengkoreksi isi dalam pemberitaan terkait, terkait tanggal kompirmasi sudah dilakukan kompirmasi ulang dan meminta maaf atas kekeliruan atas penulisan tanggal kompirmasi terkait. Dan sudah tidak dipermasalahkan lagi terkait pemberitaan itu.

Melalui pesa via pesan whatsapp (12/08/2020, M.Yamin juga menyampaikan :

Ok..klu kyak gini jwab ny dengan trpksa sya lapor kn pncemrn nama baik saya.karna bumdes tidak merasa ada mmbri keterangn kpada rekan atau saudara riandi sbgai wrta d sini..smua keterngan d pmbritan judul dan isi ny sngat tdk singkron..isi ny ada unsur pmbritaan hoaxs..ini ada sngsi nya d negara kita.dn penrbitan brita tdk ada kmfetmasi lg.baik dr pihak bumdes mau pun sya sndiri m.yamin slku kpla desa..trimksh

Melalui pesa via pesan whatsapp (12/08/2020, juga dibalas :

Pak kades, sesuai prosudur, ya begitu, hak jawab kita sdh berikan, hak koreksi juga sdh kita berikan, terpulang dari pak kades bila akan menempuh jalur hukum, inti nya kita sesuai UU pers sdh kita laksanakan, kita kan menunggu hak jawab dari pak kades, dan juga hak koreksi dari pihak bumdes, namun sampai hari ini kita tunggu belum ada, di sampai kan ke Redaksi, Terkait wartawan sudah di berikan sanksi sesuai aturan perusahan Pers.


Kades Bukit Padi Diminta Tegas Terhadap Badan Usaha Milik Desa (BUMDes)

Kades Bukit Padi Diminta Tegas Terhadap Badan Usaha Milik Desa (BUMDes)


SK.co.id, Anambas – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) adalah salah satu cara mempercepat pertumbuhan ekonomi di wilayah perdesaan salah satunya di Desa Bukit Padi Kabupaten Kepulauan Anambas, tidak terlepas dari tanggungjawab kepala Desa atau pemimpin daerah agar terus mengembangkan BUMDes.

Desa Bukit Padi yang notabennya petani sangat bergantung dengan adanya Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dapat menunjang usaha para petani.

Petani di Desa Bukit Padi dalam usahanya sangat kekurangan modal seperti bibit padi. Sayuran dan juga pupuk dll.

Jika Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Bukit Padi berjalan lancar sangatlah membantu para Petani untuk menyediakan keperluan petani dengan harga yang stadar dan jauh di bawah pasaran apa lagi bisa diberikan bantuan dulu setelah panen baru di bayar ke Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

https://samuderakepri.co.id/pisah-sambut-kepala-desa-bukit-padi-kecamatan-jemaja-timur/

Matsuri selaku ketua kelompok tani sangat berharap besar Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Bukit Padi Kecamatan Jemaja Timur berjalan lancar.
Menurut Matsuri saat iya bertanya kepada Kepala Desa, “Emang kepengurusan bumdes mundur semua cuman sampai ini hari mereka belum membuat pengunduran diri secara tertulis dan sekaligus pertanggungjawabannya”, Ungkapnya.(03/08/2020).

Seharusnya kades sudah bisa mengambil kebijakan karana uang Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) tersebut masih ada di rekenig kepengurusan saat ini.

Saipul Bahri Ketua Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Bukit Padi saat ditemui di rumahnya, menjelaskan, “Apa lah gunanya kami bertahan di kepengurusan bumdes karna usulan dan ide ide dan pendapat kami tidak pernah di indahkan dari pihak Desa jadi lebih baik kami mundur semua dari kepengurusan bumdes”, Ungkapnya, (03/08/2020).

https://samuderakepri.co.id/hut-desa-bukit-padi-ke-23-tahun-meriah/

Ditempat yang berbeda, Amok Subana selaku Bendahara Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Bukit Padi, Juga menjelaskan, “Sudah sering kali berbincang bincang dengan pihak desa namun pihak desa tidak mau mendukug apa yang kami usul dan sampaikan”, Ungkapnya,(03/08/2020).

Amok juga menjelaskan, Kemarin waktu ketika tenaga ahli turun dari kabupaten Anambas kami pernah menyampaikan usulan kepada tenaga ahli kebetulan dari tenaga ahli bertanya kepada kami selaku pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) jadi kami langsung menyampaikan ide dan saran program yang mau kami buat, pihak tenaga ahli sangat mendukung program yang kami paparkan, namun pihak Desa tidak mendukung jadi apalah artinya kami bertahan di kepengurusan bumdes karna usulan kami tidak di terima, Ungkapnya.

Kami maunya masarakat setelah tanam padi sampai panen habis panen kami mau beri bantuan kepada petani bibit jagung tawar untuk menanamnya setelah berhasil pihak Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) lah yang menampung kemudian pihak Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) akan di olah mejadi pakanan ternak, seperti untuk ayam bebek, Ungkapnya.

Kemudian kami mau order seperti barang bangunan semen besi dan lain lainya langsung dari jakarta mumpung kapal tol laut ada masuk sampai ke anambas harga lebih murah lagi dari pada di letung, Ungkapnya.

Namun kepala desa tidak mengindahkan menurut kepala desa jalani aja lah dulu modal yang ada itu, jadi kami pun akhirnya karna tidak ada dukungan dan kerjasama yang baik akhirnya kami pun mundur dan bumdes, Ungkapnya lagi.


Masyarakat meminta Kepala Desa Bukit Padi untuk terus mengembangkan BUMDes, “Ini merupakan gerakan untuk mensejahterakan masyarakat,” untuk membangun ekonomi Indonesia harus dimulai dari daerah pinggir terlebih dahulu.

“Daerah pinggir maksudnya desa, kalau desa maju, kecamatan maju, kabupaten maju maka Indonesia pasti juga maju.

Kepala Desa Bukit Padi M. Yamin saat di kompirmasi Media ini, selasa malam, 03/03/2020), Menjelaskan “Siapa yang bilang tidak aktif tanyak saja sama anggota dan ketua nya, Ada suratnya ngak, kalau mundur Saya belum terima, yang namanya mundur harus pakai surat”, Ungkapnya.

Dan saya udah pernah panggil ketuanya, masih ragu-ragu mau mndur, Saya akan tanyakan sekali lagi, besok saya balek dari tarempa saya akan panggil lagi, Selama ini saya selaku kepala Desa sudah berusaha semaksimal mungkin, Ungkapnya.(Rian/Red)

Koreksi Berita: Hak Jawab Kades Bukit Padi Atas Berita “Kades Bukit Padi Diminta Tegas Terhadap Badan Usaha Milik Desa (BUMDes)”

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: