Home » Aceh » LMND ACEH: Wali Nanggroe Pro Modal Asing Bentuk Pengkhianatan Terhadap Rakyat Aceh

LMND ACEH: Wali Nanggroe Pro Modal Asing Bentuk Pengkhianatan Terhadap Rakyat Aceh

SK,  Aceh – Terkait pernyataan Wali Nanggroe, Malik Mahmud Al-Haytar melakukan pertemuan dengan Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu), Abdurrahman Mohammad (AM) Fachir di ruang kerjanya di Kemenlu, Jl. Taman Pejambon, Senen, Jakarta Pusat, Jumat, 3 Mei 2019.

Pertemuan Paduka Yang Mulia (PYM) tersebut dengan Wamenlu guna mensosialisasikan dan mempromosikan Aceh keluar negeri.

“Aceh adalah daerah potensi investasi, yang juga memiliki destinasi Green Tourism dan Syariah Tourisme,” ujar PYM kepada Wamenlu.

Menurutnya, dengan berbagai fasilitas yang telah dimiliki Aceh seperti pelabuhan laut strategis Malahayati di Aceh Besar, Pelabuhan Krueng Geukueh di Lhokseumawe, Pelabuhan Kuala Langsa di Langsa, dan Pelabuhan Calang di Aceh Jaya, maka sudah seharusnya Aceh mendapatkan promosi besar kepada dunia luar.

Ketua LMND Aceh Munzir Abe mengatakan,Dalam hal upaya memajukan perekonomian Aceh itu niat yang baik, namun dalam hal ini kami kurang sepakat dengan pandangan wali Nanggroe terkait mendorong penanaman modal Asing.

Katakan lah hari ini perekonomian kita belum seperti negara negara maju itu harus kita akui. Tapi jika menyerah kan kedaulatan ekonomi kita pada asing itu adalah bentuk pengkhianatan terhadap rakyat Aceh.

Ia melanjutkan,Rakyat Aceh beserta pemerintah harus mampu berdaulat secara politik, berdikari secara ekonomi dan berkepribadian secara agama dan budaya.

Maka dalam hal ini kami menolak segala bentuk pengkhianatan yang di lakukan oleh elite politik yang berupaya menyerah rahkan Aceh dan isi nya kepada modal asing dengan alasan kemajuan ekonomi.tegas nya.(***)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Web
Analytics
%d blogger menyukai ini: