fbpx

Minyak Solar Langka, Polres Lingga Lakukan Pengecekan Dikantor SPBB Sungai Buluh

Minyak Solar Langka, Polres Lingga Lakukan Pengecekan Dikantor SPBB Sungai Buluh, SamuderaKepri

SK, Lingga – Terkait kelangkaan minyak solar di Kecamatan Kepulauan Posek, Polres Lingga lakukan pengecekan pendistribusian minyak dari SPBB Desa Sungai Buluh, pada Kamis (01/08/2019), sekira pukul 11:55 wib.

Pengecekan yang dilakukan oleh Kasat Intelkam, Kapolsek Singkep Barat, PS. Kanit III Sat Reskrim, PS. Kasi Propam, dan Kapospol Desa Sungai Buluh di kantor SPBB Desa Sungai Buluh disambut oleh perwakilan SPBB Desa Sungai Buluh sdr. Maizir alias Jang.

Minyak Solar Langka, Polres Lingga Lakukan Pengecekan Dikantor SPBB Sungai Buluh, SamuderaKepri

Jang menjelaskan bahwa pendistribusian minyak solar untuk kuota Kecamatan Kepulauan Posek sesuai dengan kuota yaitu sebanyak 147 drum.

“Pendistribusian dilakukan pada tanggal 1 sampai pertengahan bulan (tahap pertama) sedangkan pada tanggal 15 sampai akhir bulan (tahap kedua)”, ungkapnya.

Dimana jumlah kuota untuk Kecamatan Kepulauan Posek adalah sebagai berikut:

A. Katuang : 4 ton (20 drum)
(Untuk Koperasi Perikanan – 50 orang)

B. Perikanan :
– Anton : 6 drum
– Hendrik : 10 drum
– Rabi : 28 drum

C. Rekom Perorangan (DO)
– Roni : 2 drum
– Kedan : 2 drum
– Samsur : 2 drum
– Tengmong : 2 drum
– Usman : 2 drum
– Karim : 2 drum
– Nazar : 2 drum
– Hadijah : 2 drum
– Mengpo : 2 drum
Total 18 drum (1 bulan)

Berdasarkan keterangan dari salah satu pemegang rekom, Nazar menerangkan bahwa kelangkaan bukan disebabkan oleh penyalahgunaan BBM jenis solar tetapi disebabkan oleh makin banyaknya kebutuhan masyarakat baik untuk keperluan genset maupun meningkatnya alat transportasi dan alat tangkap ikan (nelayan) sedangkan kuota masih tetap.

Kepala Desa Posek Masmin juga menjelaskan bahwa kelangkaan minyak solar di Kecamatan Kepulauan Posek diakibatkan karena meningkatnya pemakaian masyarakat seperti nelayan dan genset untuk listrik sementara kuota penambahan tidak ada, sementara penyimpangan minyak solar belum ditemukan.

Sementara itu Kepala Desa Busung Panjang Baharuddin menjelaskan bahwa kelangkaan minyak solar juga dikarenakan pemakaian minyak solar meningkat terutama para nelayan dan pemakaian genset untuk para warga tiap tahunnya sementara penambahan kuota tidak ada dari pemerintah.(Ari)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: