Home » Batam » P2TL Modus Operandi “Jebakan Batman” Ciptaan B’right PLN Batam

P2TL Modus Operandi “Jebakan Batman” Ciptaan B’right PLN Batam

Pemerhati Sosial Kemanusiaan & Bisnis: Tata cara, etika dan strategi maupun trick permainan dalam sebuah tindakan yang dilakukan oleh siapapun, baik instansi/institusi pemerintah atau instansi swasta harus tetap berpedoman pada aturan dan mekanisme yang benar.

SAMUDERAKEPRI.CO.ID, BATAM – Pada tayangan sebelumnya “Diduga P2TL Jebakan Batman Hasil Karya B’right PLN Batam” telah menuai masukan positif untuk kinerja para oknum yang culas, bahwa kritikan pedas dan keras terhadap tindakan tata cara petugas P2TL (sebelumnya bergelar tukang OPAL) sesuka hatinya seenak perutnya saja memutus aliran listrik atau dengan alasan pengecekan yang tidak logis dan akal-akalan.

Bahwa Pulsa Token dikenakan denda oleh petugas B’right PLN Batam. Hal ini dapat memicu kemarahan warga masyarakat Batam bila tidak segera dicermati. Oknum P2TL tentu bekerja atas perintah atasannya. Akan tetapi biaya perawatan KWH meter setiap bulan maupun satu paket alat KWH meter pada saat permohonan dibayar oleh pelanggan atau GRATIS diberi oleh B’right PLN Batam…??? Keluhan warga masyarakat melalui Ketua LSM FPMK kota Batam.
Menurut keterangan LP3B dan YLKB “Irsafwin, Ir.Fachri Agusta” dalam nada yang sama mengatakan, bahwa tindakan dan tata cara P2TL sangat arogan telah memicu gejolak kemarahan warga masyarakat Batam harus segera diluruskan dibenahi dan dikawal sebab sangat merugikan orang banyak. Kejadian demi kejadian yang dialami warga masyarakat (pemutusan aliran listrik sepihak) sudah tidak dapat ditolerir lagi.
Disinyalir ini (tindakan arogan P2TL) adalah settingan skenario yang sangat kotor sangat rakus, terkordinir memanipulasi bukti data, menipu dan membohongi orang banyak untuk meraup keuntungan besar…!

Coba sebutkan dan tunjukkan dimana letak kerugian B’right PLN Batam…?? Dan sistem itu dibuat oleh manusia yang diatur sesuai ketentuan norma norma hukum serta bersahabat cukup dekat dengan mekanisme kerja untuk tujuan yang baik, sehat dan logis…bukan untuk akal-akalan menjebak memeras orang…!

LP3B dan YLKB menambahkan, coba fikir baik baik…KWH meter, gembok, kunci dan alat-alat lain punya B’right PLN dan segel dinyatakan baik pada saat pengecekan. Terus yang mengecek dan yang memeriksa orang B’right PLN sendiri (P2TL) dan tidak ada pihak lain atau pihak perusahaan yang menyaksikan sesuai ketentuan mekanisme. Kemudian setelah sekian waktu berlalu tiba-tiba P2TL datang langsung menuduh memvonis orang lain yaitu pelanggan pula yang merusak alat-alat pada KWH meter…apa namanya kalau bukan menjebak orang dan menipu orang..? Ketinggian disiplin ilmu B’right PLN Batam.

Amir Mahmud, S.Ag, MH, CLA, (mantan Asisten Ombudsman RI di Prov.Kepri) selaku Advokat/Penasehat Hukum PT.LKS dalam gugatan Perbuatan Melawan Hukum dan Wanprestasi perkara Perdata nomor 307 menyatakan bahwa Dirut PLN Batam selaku Tergugat gagal menunjukkan sikap yang sepatutnya anak perusahaan BUMN untuk hadir/melalui kuasanya memenuhi panggilan sidang. Sidang I tanggal 06 Desember 2018 tidak datang. Sidang II tanggal 13 Desember 2018 juga tidak datang. Dan tidak menguasakan kepada siapa pun jua.
Sikap demikian tidak layak di budidayakan dan sudah sepatutnya PT. PLN Persero sebagai induk perusahaan memberhentikan Dirut PLN Batam.

Berdasarkan hasil pantauan media ini, P2TL B’right PLN Batam terkesan mengejar suatu target tersembunyi atas perintah bos besar untuk mencapai angan angan nya.
Dimanakah letak wajah, kehebatan dan moral P2TL khususnya pimpinan direksi b’right PLN Batam untuk memperoleh nilai plus clear & clean akhir tahun…?
Inilah pepatah anak nagari bumi Melayu Lancang Kuning berkolaborasi dengan jendral Naga Bonar dalam bahasa portugal “…Ala Tarhimpit tapi Maraso di Ateh….. ( Ricky Mora, S.Ag ).

Bukti data Alat KWH meter di Manipulasi P2TL (Poto: Istimewa)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Web
Analytics
%d blogger menyukai ini: