Pemkab Karimun Gelar Rapat Persiapan Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1442 H

Pemkab Karimun Gelar Rapat Persiapan Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1442 H
Pemkab Karimun Gelar Rapat Persiapan Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1442 H, SamuderaKepri
Plh. Bupati Karimun Dr. H. Muhd. Firmansyah M.Si 

Karimun, SK.co.id – Memasuki bulan suci Ramadhan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun menggelar rapat persiapan dalam menyambut bulan suci Ramadhan 1442 H.

Pemkab Karimun Gelar Rapat Persiapan Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1442 H, SamuderaKepri
Kadisperindag Kabupaten Karimun, Muhammad Yosli

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Plh. Bupati Karimun Dr. H. Muhd. Firmansyah M.Si di Ruang Rapat Cempaka Putih, Rabu (7/4).

Pemkab Karimun Gelar Rapat Persiapan Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1442 H, SamuderaKepri
Asisten I Kabupaten Karimun

Saat memimpin rapat Muhd. Firmansyah mengatakan bahwa, ada beberapa poin penting yang harus diperhatikan menjelang Ramadhan, salah satunya adalah memastikan ketersedian dan keterjangkauan sembako di Kabupaten Karimun serta teknis pelaksanaan Solat Tarawih.

Pemkab Karimun Gelar Rapat Persiapan Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1442 H, SamuderaKepri
Perwakilan Polres Karimun

“Alhamdulilah berdasarkan laporan Dinas Perdagangan, lnsyaallah kebutuhan bahan pokok sampai menjelang Rahmadhan dan akhir Rahmadhan di Karimun tercukupi. Untuk tahun 2021 atau 1442 H pelaksanaan Taraweh dapat digelar secara berjemaah di masjid-masjid dengan ketentuan mengikuti protokol kesehatan yang ketat”. Ujar Firman.

Pemkab Karimun Gelar Rapat Persiapan Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1442 H, SamuderaKepri
Suasana Saat Rapat Berlangsung

Kemudian Dirinya juga menyebutkan bahwa, terkait persoalan Gas LPG 3 Kg yang saat ini sedang langka di Pulau Karimun maka pihaknya telah menyurati BP Migas pusat untuk meminta kuota tambahan.

“Dengan adanya permasalahan ini, saya minta kepada PNS, TNI/Polri dan masyarakat yang mampu, agar tidak lagi menggunakan gas bersubsidi sebab Gas Elpiji melon 3 Kg itu hanya diperuntukan bagi keluarga yang kurang mampu dan usaha mikro ekonomi”. Tutupnya. (Din/Hms).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.