Penyebab Tersendatnya Dana Bumdes Desa Impol

Penyebab Tersendatnya Dana Bumdes Desa Impol

Anambas, SK.co.id – Badan usaha milik desa (Bumdes) Desa Impol, Kecamatan Jemaja Barat, Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA), diduga tidak berjalan sesuai dengan yang seharusnya. Pemerintah membentuk Bumdes dengan tujuan membantu perekonomian suatu desa, ternyata pada realisasinya tidak bisa terlaksana dengan baik.



Pemerintah telah menganggarkan biaya sebesar 50 juta rupiah kepada Bumdes untuk melakukan kegiatan operasional di desa, ternyata belum dimanfaatkan sesuai kebutuhannya.

Menurut Yurnalis, Kepala Desa Impol, Bumdes sebenarnya sudah dibentuk secara struktur kepengurusan namun memang pada kenyataannya belum berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Saat ditanya mengenai hal ini, Yurnalis mengatakan, “Dari desa sudah kita bentuk dan kita sudah lakukan sosialisasi juga saat itu.” Yurnalis menyatakan bahwa pihak terkait (desa) sudah melakukan sosialisasi dengan para pengurus Bumdes mengenai bagaimana seharusnya Bumdes dijalankan. Yurnalis sebagai pelaksana pemerintah desa, beserta Badan Permusyawaratan Desa (BPD), telah menyiapkan anggaran sebesar 50 juta rupiah sebagai dana awal bagi Bumdes.
Anggaran yang telah disiapkan oleh pihak-pihak terkait memang telah tersedia, namun anggaran tersebut tidak bisa dicairkan kepada pihak Bumdes, karena tidak adanya proposal yang diajukan oleh pihak Bumdes. Bumdes perlu melakukan prosedur pencairan dana agar anggaran yang sudah disediakan dapat diberikan kepada Bumdes dan dapat digunakan dengan semestinya.

Tindakan pengurus Bumdes yang tidak segera mengurus prosedur pencairan dana memang disayangkan, pasalnya Bumdes berperan pentng dalam perekonomian sebuah desa. Bumdes dapat menambah Pendapatan Asli desa (PAdes). Yurnalis berharap, Bumdes dapat berperan aktif dalam melaksanakan tanggung jawabnya, namun apabila Bumdes merasa keberatan dalam menjalankan tugasnya, pengurus Bumdes dapat menyampaikan secara tertulis kepada pihak desa.

Yurnalis menyatakan, ia akan melakukan pembenahan terhadap kepengurusan Bumdes agar bisa berjalan sesuai dengan semestinya. Jika Bumdes berjalan lancar, maka PAdes juga bisa bergerak.

Media Ignnews.id memberikan informasi berdasarkan yang diketahui terkait tentang informasi Bumdes. Bumdes merupakan usaha desa yang dikelola oleh pemerintah desa, dan berbadan hukum dan sesuai dengan potensi desa, dan pembentukan Bumdes juga melalui peraturan desa. Kepengurusan Bumdes terdiri dari pemerintah desa dan masyarakat desa setempat.

Permodalan Bumdes dapat berasal dari pemerintah desa, tabungan masyarakat, bantuan pemerintah, pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten atau kota, pinjaman, atau penyertaan modal pihak lain atau kerja sama bagi hasil atas dasar saling menguntungkan. Bumdes dapat melakukan pinjaman, yang dapat dilakukan setelah mendapat persetujuan BPD.(putri)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: