Perbaikan Layanan Data dan Koordinasi Stakeholder Kunci Keberhasilan PTM Terbatas

Perbaikan Layanan Data dan Koordinasi Stakeholder Kunci Keberhasilan PTM Terbatas

Perbaikan Layanan Data dan Koordinasi Stakeholder Kunci Keberhasilan PTM Terbatas, SamuderaKepri
Asry Almi Kaloko
Koordinator Divisi Komunikasi dan Informasi
Lembaga Analisis dan Kajian Kebudayaan Daerah (LINKKAR)

OPINI – Miskonsepsi terhadap isu klaster penyebaran Covid-19 dalam proses pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas saat ini banyak beredar di masyarakat. Kemendikbudristek dalam Siaran Pers No 535/sipres/A6/IX/2021 tanggal 24 September 2021, menyatakan bahwa terdapat beberapa miskonsepsi. Pertama mengenai terjadinya klaster akibat PTM terbatas dimana angka 2,8% satuan pendidikan ternyata bukanlah data klaster Covid-19, tetapi data satuan pendidikan yang melaporkan adanya warga sekolah yang pernah tertular Covid-19. Angka 2,8% satuan pendidikan yang diberitakan itu bukanlah laporan akumulasi dari kurun waktu satu bulan terakhir, tetapi 14 bulan terakhir sejak Juli 2020. 

Selain itu terdapat juga isu yang beredar mengenai 15.000 (lima belas ribu) siswa dan 7.000 (tujuh ribu) guru positif Covid-19 berasal dari laporan yang disampaikan oleh 46.500 satuan pendidikan yang belum diverifikasi yang ternyata ada kesalahan data sehingga kedepan harusnya Kemendikbudristek perlu mengembangkan sistem pelaporan yang memudahkan verifikasi data.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.