Kabupaten Anambas

Perkembangan dari aksi Penyampaian Aspirasi HNSI Kabupaten Anambas pada Pemerintah Provinsi Kepri dengan perantara Pemda Kabupaten Anambas

Perkembangan dari aksi Penyampaian Aspirasi HNSI Kabupaten Anambas pada Pemerintah Provinsi Kepri dengan perantara Pemda Kabupaten Anambas

Anambas, SK.co.id – 3 September 2020, Anambas, dilaporkan tentang informasi perkembangan aksi untuk menyampaikan informasi HNSI Kabupaten Anambas pada Pemerintah Provinsi Kepri dengan perantara Pemda Kab. Anambas.

Yang turut hadir antara lain Abdul Haris (Bupati KKA), Wan Zuhendra (Wakil Bupati KKA), Hasnidar (Ketua DPRD), Samsir Umri (Wakil Ketua DPRD), dan banyak pihak lainnya. Termasuk Perwakilan Nelayan / Desa Se KKA.

Perkembangan dari aksi Penyampaian Aspirasi HNSI Kabupaten Anambas pada Pemerintah Provinsi Kepri dengan perantara Pemda Kabupaten Anambas



Pada pukul 09:15 WIB, Pelabuhan Tarempa, mass yang hadir mendapatkan himbauan dari Dedi Syahputra selaku sekretasis HNSI/Koorlap/penanggung jawab terkait aksi, termasuk penerapan protokol kesehatan, jaga jarak, dan menghindari terjadinya aksi anarkis.

Aksi penyampaian dimulai kurang lebih pukul 10:05 WIB, di lapangan Sulaiman. Dedi Syahputra sebagai orator menyampaikan aspirasi rekomendasi Pansus Nelayan.

Salah satu isi tuntutan yang disampaikan dalam orasi yakni menyarankan pada Pemda KKA agar bekerjasama dengan aparat TNI-AL, Kementrian Kelautan dan Perikanan, dan dinas kelautan Perikanan Provinsi agar segera melakukan pengawasan sekaligus penindakan hukum terhadap kapal Pukat Mayang pelanggar zona tangkap < 12 mil.

Total keseluruhan isi tuntutan ada 15. Secara keseluruhan, DPC HNSI mengajukan 3 tuntutan. Salah satunya yakni penuntasan dan perealisasian hasil rekomendasi Pansus DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas mengenai nelayan. Selain itu juga menolak rencana pemerintah dalam pelegalan alat tangkap ikan trawl/cantrang. Yang terakhir yakni agar menghentikan alat penangkapan ikan trawl/cantrang yang beroperasi di kawasan perairan Kab. Anambas-Natuna.(Putri)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: