Pemko Tanjungpinang

Perlunya Kesadaran dan Keseriusan Semua Pihak Terhadap Kondisi DTA Kota Batam

SK, Batam – Pada tayangan sebelumnya telah disajikan tentang makna dan betapa pentingnya DTA (Daerah Tangkapan Air) yaitu bagian dari tempat tertentu yang berada di dalam lapisan bumi/tanah, dan sebagai tempat berkumpulnya air atau populer dengan sebutan Daerah Resapan Air yang berada pada kawasan hutan penyangga/hutan lindung.

Menindak lanjuti kondisi DTA tersebut, Direktorat Pengamanan (Ditpam) BP Batam melakukan penertiban tanaman dan bangunan illegal di kawasan DTA Waduk Duriangkang – Muka Kuning pada hari Senin tanggal 29 April 2019.
Dan sebanyak 81 personil Ditpam diturunkan ke lokasi DTA tersebut.

Kordinator Daerah Tangkapan Air (DTA) Pius Sega mengatakan, Tujuan penertiban ini untuk menjaga kelestarian hutan dan ketersediaan air baku di kawasan hutan lindung sebagai daerah resapan air pada Waduk Duringkang. Penertiban ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan oleh Ditpam BP Batam.

Penertiban ini juga dilakukan untuk mengurangi dampak kerusakan ekosistem hutan dan menjaga kualitas air di DTA waduk Duriangkang yang merupakan sumber kebutuhan air baku bagi sebagian besar masyarakat Batam.

Ia menyebutkan, di dalam kawasan ini terdapat masyarakat yang melakukan perkebunan di lokasi hutan lindung. Oleh sebab itu Ditpam BP Batam melakukan pencabutan tanaman di kawasan DTA Waduk Duriangkang yang cukup luas, saat ini dijadikan perkebunan oleh masyarakat yakni tumbuhan jeruk nipis, pisang dan lainnya.

Aktivitas berkebun di kawasan DTA ini tentu saja berdampak pada pencemaran lingkungan dikarenakan masyarakat melakukan pembakaran hutan untuk membuat lahan kosong yang akan digunakan untuk berkebun.

Ia menyayangkan adanya pembakaran hutan dan Eksploitasi Lahan di kawasan DTA Waduk Duriangkang. Karena hal itu akan menjadi penyebab terganggunya kelestarian air waduk yang menjadi kebutuhan masyarakat Batam, khususnya yang berada di Muka Kuning.

Ia menambahkan, Kegiatan penanaman di area DTA juga dapat mengakibatkan surutnya atau menyusutnya air di Daerah Tangkapan Air Waduk Duriangkang sehingga membuat kelestarian hutan tidak terjaga..!

DTA Waduk Duriangkang memasok kebutuhan air untuk masyarakat Batam. Untuk itu pihaknya menghimbau, mengharapkan peran serta kesadaran dan keseriusan dari warga masyarakat dalam menjaga ketersediaan air baku, khususnya secara bersama-sama menjaga, merawat melestarikan hutan di area DTA Kota Batam,” terang Pius Sega. (rm)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: