fbpx

PT.Volex Kunjungi BP Batam Dan Ungkap Rencana Ekpansi Perusahaannya Di Batam

PT.Volex Kunjungi BP Batam Dan Ungkap Rencana Ekpansi Perusahaannya Di Batam, SamuderaKepri

SK – Batam. Pasca perang dagang antara China dan Amerika Serikat, telah membuka dan menciptakan peluang terbaik bagi usaha industri dan iklim berinvestasi khususnya di Batam.

Batam memiliki anugrah aura dengan potensi keindahan alam dan letaknya yang sangat strategis dipandang sebagai Primadona yang didukung oleh sarana dan prasarana infrastruktur yang dibutuhkan oleh pelaku usaha atau investor.

PT.Volex Kunjungi BP Batam Dan Ungkap Rencana Ekpansi Perusahaannya Di Batam, SamuderaKepri

Dalam kaitan dunia investasi, PT. Volex Indonesia melakukan kunjungan ke BP Batam pada hari Selasa tanggal 18 Juni 2019. PT. Volex Indonesia adalah perusahaan pemasok perakitan kabel mulai dari komponen elektronik, telekomunikasi, data center, peralatan media hingga Industri Otomotif yang berada di Kawasan Industri Sekupang.

Kunjungan PT. Volex Indonesia bersama Group HR Director PT.Volex Inggris “Alan Taylor” disambut dengan sangat baik, hangat dan antusias oleh Kepala BP Batam “Edy Putra Irawady” beserta Jajarannya antara lain : Direktur Lalulintas Barang Tri Novianta Putra (Plh), Direktur PTSP Evi Bangun, Direktur Promosi dan Humas Budi Santoso, Kasi.Penyiapan Media Promosi Ariastuty Sirait.

Senior HR & GA Manager PT.Volex Indonesia – Batam “Rima Melati Hutagalung” dalam kunjungan tersebut mengatakan, dirinya hadir bersama Group HR Director PT. Volex Inggris Alan Taylor yang hadir pertama kali ke Batam untuk melihat peluang ekpansi perusahaan atau perluasan investasi di Batam.

Alan Taylor (Director PT. Volex Inggris) mengatakan, Batam punya lokasi yang sangat strategis dengan infrastruktur yang sangat baik. Bahkan setelah berkeliling ke berbagai factories (Pabrikan) di berbagai daerah di dunia, ia meyakini Batam adalah daerah yang sangat kompetitif di pasar Asia.

Saya telah berkeliling keseluruh factories didunia, lanjut Alan, dan saya melihat Batam luar biasa. Kami melihat peluang kesempatan berusaha akan terus tumbuh meningkat. Ditambah lagi situasi perang dagang AS-China yang semakin tidak terduga, Batam menjadi potensi menguntungkan,” ungkapnya.

Dalam pertemuan tersebut, PT.Volex Indonesia menyatakan keinginannya untuk melakukan perluasan investasi atau ekpansi. Perusahaannya yang telah berkiprah di Batam selama 27 tahun itu telah berkontribusi dalam hal ekspor software elektronik yang dibutuhkan oleh brand internasional seperti Phillips, Epson, Universal, Siemens, Emmvee, Panasonic hingga Yamaha. Hampir seluruh produk software ini diekspor keluar Indonesia dan hanya sebagian kecil saja untuk pasar domestik.

Alan Taylor menyebutkan ada kekhawatiran yang terus meningkat mengenai dampak ketegangan perdagangan yang terus bergulir (Perang bea impor antara Amerika Serikat dan China). PT.Volex yang memiliki factories (Pabrikan) terbesar di China dan ada di Eropa juga di Amerika (Mexico) mengaku hal tersebut tentu menjadi pertimbangan yang luar biasa untuk melakukan ekpansi perusahaannya di Batam – Indonesia.

Kami juga memiliki factory di Vietnam, tapi kami konsen ingin melihat peluang ekpansi di Batam, untuk itu kami datang hari ini,” ungkapnya.

Dalam waktu dekat ini PT Volex akan melakukan ekspansi dengan memindahkan pabrik mereka dari Suzhou-Cina ke Batam, dengan membutuhkan karyawan sekitar 1000 orang,” Jelasnya.

Kepala BP Batam Edy Putra Irawady mengatakan, Ia siap memberikan pelayanan terbaik bagi perusahaan berkredibel yang berniat melakukan investasi atau perluasannya di Batam.

Sejumlah insentif dan fasilitas menarik di Batam seperti pembebasan Pajak Bea Masuk Impor dan Ekspor, Pembebasan Pajak Pertambahan Nilai (Value Added Tax), fasilitas GSP (Generalized System of Prefrences), Perjanjian Penghindaran Pajak Berganda dengan 57 Negara, Biaya Investasi yang terjangkau, Keamanan dan Kenyamanan menyimpan data di DRC (Data Recovery Center) BP Batam serta lokasi yang begitu strategis menjadi kehandalan Batam,” terang Edy.

Senior HR & GA Manager PT.Volex Indonesia-Batam, Rima Melati Hutagalung menambahkan, bahwa pasokan air untuk kebutuhan industrinya selama ini juga berjalan dengan sangat baik, namun dirinya mengatakan bahwa pasokan listrik bagi industrinya mengalami kendala saat PLN sedang melakukan maintenance dihari kerja. Ia juga mengharapkan dukungan BP Batam perihal pengamanan bagi para pekerja dan keamanan pelaksanaan kegiatan pabrik mereka di Sekupang.

Menanggapi hal itu Edy meyakinkan, BP Batam siap memberikan pelayanan terbaik untuk kenyamanan dan kepastian mereka berusaha di Batam. Termasuk pasokan air dan listrik untuk kebutuhan industri. Untuk itu ia akan segera berkonsolidasi dengan stakeholders terkait, baik di daerah maupun pusat kaitannya untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pelaku industri di Batam,” Tegas Edy memberikan jaminan kenyamanan. (rm)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

%d blogger menyukai ini: