Pemko Tanjungpinang

Rapat Koordinasi Bidang Pengelola Perbatasan menuju Indonesia yang lebih maju melalui Video Conference

DPRD KABUPATEN LINGGA

Rapat Koordinasi Bidang Pengelola Perbatasan menuju Indonesia yang lebih maju melalui Video Conference

Anambas, SK.co.id – Rapat Koordinasi Bidang Pengelola Perbatasan menuju Indonesia yang lebih maju melalui Video Conference, Pada hari Kamis 17 September 2020 pukul 09.30 bertempat di Kontor Bupati Lt. II Pasir Peti Kabupaten Kepulauan Anambas.



Hadir Dalam Kegiatan Bupati KKA ( Abdul haris, SH ), Dinkes ( Herianto ), Camat Siantan Utara ( Tarmizi ), Kadis DP3 ( Effi suhairi ).

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh ketua BNPP RI Tito karnavian.

Sekretaris BNPP RI menyampaikan, “Pengelola wilayah perbatasan menuju indonesia yang lebih maju, mengingat wilayah indonesia merupakan wilayah kepulauan yang harus kita pertahankan wilayah oleh negara tetangga. Jangan sampai wilayah perbatasan kita ini dikleim oleh pihak-pihak asing”.

Dilanjutkan dengan Sambutan Menkopulhukam sekaligus membuka acara rakor Mengelola perbatan dalam membangun kesejahteraan masyarakat, “Percepatan pembangunan ekonomi perbatasan. Memperketat Pelintasan batas negara saat pandemi Covod-19”.

Ketua BNPP RI Tito karnavian menyampaikan, “Adapun isu-isu yang dibahas adalah pelintas batas, barang, bahaya dari masuknya narkotika melalui perbatasan, serta pembahasan mengenai patok negara, baik itu darat dan laut yang menjadi tanda kedaulatan Indonesia dan PNG”.

“Agar barang ilegal tersebut tidak masuk ke wilayah Indonesia, diperlukan kerjasama yang baik antara Bea Cukai, TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah”.

“Permasalahan yang timbul pada saat sekarang ini ialah permasalahan patok wilayah yang hampir dikuasi oleh negara lain. Perlunya membahas kembali patok-patok wilayah yang terhalang oleh hutan”.

“Kepada para pejabat di atas Presiden menginstruksikan untuk mengambil langkah-langkah sesuai tugas, fungsi, dan kewenangan masing-masing secara terkoordinasi dan terintegrasi untuk mempercepat pembangunan 11 (sebelas) PLBN Terpadu Sarana dan Prasarana Penunjang di kawasan perbatasan” yakni.

PLBN Terpadu Serasan, Kecamatan Serasan, Kabupaten Natuna, Kepri.

PLBN Terpadu Jagoi Babang, Kecamatan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, Kalbar.

PLBN Terpadu Sei Kelik, Kecamatan Ketungau Hulu, Kabupaten Sintang, Kalbar.

PLBN Terpadu Sei Nyamuk, Kecamatan Sebatik Utara, Kabupaten Nunukan, Kaltara.

PLBN Terpadu Labang, Kecamatan Lumbis Ogong, Kabupaten Nunukan, Kaltara.

PLBN Terpadu Long Midang, Kecamatan Krayan, Kabupaten Nunukan, Kaltara.

PLBN Terpadu Long Nawang, Kecamatan Kayan Hulu, Kabupaten Malinau, Kaltara.

PLBN Terpadu Oepoli, Kecamatan Amfoang Timur, Kabupaten Kupang, NTT.

PLBN Terpadu Napan, Kecamatan Bikomi Utara, Kabupaten Timor Tengah Utara, NTT.

PLBN Terpadu Sota, Distrik Sota, Kabupaten Merauke, Papua.

PLBN Terpadu Yetetkun, Distrik Ninati, Kabupaten Bovel Digul Papua.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, kami berharap permasalahan-permasalahan yang terjadi di perbatasan ini dapat menemukan titik terang sehingga dengan terjadinya situasi yang aman dan kondusif di perbatasan dapat mendorong perekonomian masyarakat indonesia.(***)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: