fbpx

Satu Orang Tersangka Tindak Pidana Narkoba Diwilayah Hukum Polres Karimun Berstatus DPO

Satu Orang Tersangka Tindak Pidana Narkoba Diwilayah Hukum Polres Karimun Berstatus DPO
Satu Orang Tersangka Tindak Pidana Narkoba Diwilayah Hukum Polres Karimun Berstatus DPO, SamuderaKepri

Karimun, SK.co.id – Polres Karimun menggelar Konfrensi Pers pemusnahan sebanyak 1 Kilogram (1005,79 gram) Narkotika jenis sabu hasil pengungkapan pada tanggal 8 Juli 2021 lalu di wilayah Kecamatan Karimun dengan tersangka berinisial MAH, pada Jumat (06/08/21) di Mapolres Karimun.

Pemusnahan itu dipimpin langsung oleh Kapolres Karimun, AKBP Muhammad Adenan, SIK, yang dihadiri perwakilan Kejari Karimun, Kepala BNN Karimun, Pemkab Karimun, DPRD Karimun, Lanal TBK, Kodim 0317 Karimun, Rutan TBK, Bea Cukai dan Tokoh Masyarakat.

Pemusnahan BB tersebut dilakukan dengan cara dimasukan dan di larutkan kedalam air panas diatas kompor yang menyala, lalu di buang ke saluran Septic Tank.

Dalam Konfrensi Pers Kapolres Karimun menjelaskan, Narkotika jenis sabu dengan berat kotor 1005,79 Gram yang akan dimusnahkan, sisanya 32,21 Gram akan dibawa ke Laboratorium Forensik Polda Riau guna menjadi bukti persidangan. Pemusnahan ini berdasarkan surat ketetapan status barang bukti sitaan narkotika dari Kejaksaan Negeri Karimun Nomor : SK – 1419 / L.10.12 / Enz.1 / 07 / 2021.

“Sabu seberat 1 kilogram ini dibungkus dalam kemasan plastik teh cina berwarna hijau yang berhasil diungkap oleh Tim Panther Satres Narkoba Polres Karimun beberapa waktu lalu,” jelas AKBP Muhammad Adenan.

Saat itu, Dirinya juga mengungkapkan bahwa jajaran Satresnrkoba Polres Karimun kembali berhasil menggagalkan peredaran Narkotika jenis Ganja kering sebanyak 86,97 gram dan batang ganja sebanyak 3500 gram pada tanggal 17 Juli 2021 lalu di wilayah Kecamatan Meral.

“Pada kasus kali ini, jajaran kami berinisial mengamankan dua orang tersangka inisial H dan MY. Barang haram ini diketahui berasal dari tersangka Deden yang sekarang berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO). Para pelaku melakukan upaya tipu daya dengan membungkus 1 paket Narkotika jenis ganja menggunakan dalam plastik bening dan orange agar terhindar dari petugas kepolisian”. ungkapnya.

Kini para pelaku dikenakan pasal 114 ayat (1) Susider 111 ayat (1) Undang-Undang RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun kurungan atau hukuman seumur hidup atau hukuman mati atau pidana denda Rp 1.000.000.000,- (satu milyar) sampai dengan Rp 10.000.000.000 (sepuluh miliyar). (Din).

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: