fbpx

Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Menjadi Penopang Pemulihan Ekonomi Pemkab Anambas

DPRD Batam

Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Menjadi Penopang Pemulihan Ekonomi Pemkab Anambas

Anambas, SK.co.id – Dalam upaya peningkatan dan pemulihan ekonomi, Pemerintah Kabupaten Anambas menggesa penyusunan strategi pembangunan pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Pengembangan pariwisata di Kabupaten Kepulauan Anambas merupakan upaya Pemerintah dalam meningkatkan perekonomian masyarakat Kabupaten Kepulauan Anambas.

Hal tersebut dijelaskan oleh Prof. Dr. Muhamad Zen, lantai III Kantor Bupati Pasir Peti telah dilaksanakan rapat Strategi Pembangunan Pengembangan Sektor Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif Dalam Upaya Peningkatan Ekonomi Masyarakat Pasca Covid-19.

Sejalan dengan itu, Wakil Bupati Kepulauan Anambas, Wan Zuhendra dalam pidatonya berharap dengan adanya strategi pembangunan dan pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif membangkitkan perekonomian pasca pandemi covid-19.

“Hal ini sangat berpengaruh pada perkembangan dan peningkatan pariwisata dan perekonomian masyarakat di kabupaten kepulauan Anambas khususnya”. Ujarnya.

Selain itu, terkait infrastruktur penunjang perkembangan pariwisata, salah satunya akses transportasi udara yakni dengan menambah panjang run way bandara.

Setyowati selaku Asisten Deputi Bidang SDM Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kemenko Maritim dan Investasi RI, sangat terkesan dan bangga dengan Kabupaten Kepulauan Anambas yang memiliki potensi pariwisata alam begitu indah dan sangat memiliki potensi besar untuk dikembangkan.

Setyowati menjelaskan beberapa kriteria pengembangan Desa Wisata diantarnya, komitmen bersama yang merupakan keinginan masyarakat luas seperti pemerintah daerah, camat, desa, dan komunitas masyarakat serta memastikan potensi dan permasalahan wilayah untuk dapat menentukan potensi kebudayaan.

Selain itu juga kriteria pengembangan Desa Wisata dilakukan dengan membentuk kelembagaan atau pokdarwis sebagai mitra pemerintah.

“Kita perlu melakukan konsultasi dan melakukan peningkatan kapasitas SDM desa wisata, peningkatan pariwisata dapat dilakukan dengan membuat masterplan yang dilakukan oleh profesional”. Paparnya.

Pengembangan desa wisata dilakukan dengan menata wajah desa dengan penyediaan fasilitas umum dan akomodasi, menentukan keunikan dan branding desa wisata dengan cara mengelola image dan unique setting point (USP).

“Kita juga perlu menyusun paket wisata dan melakukan pemasaran untuk menjalin kemitraan dan lakukan evaluasi serta inovasi untuk keberlanjutan Desa Wisata, ujar Deputi Bidang SDM Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kemenko Maritim dan Investasi RI”. Pungkasnya. (Rd/Red).

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: