fbpx

Sulthan Alfaraby Minta Pemko Banda Aceh Pasang PJU Ditempat Gelap Untuk Antisipasi Begal

Sulthan Alfaraby Minta Pemko Banda Aceh Pasang PJU Ditempat Gelap Untuk Antisipasi Begal
Sulthan Alfaraby Minta Pemko Banda Aceh Pasang PJU Ditempat Gelap Untuk Antisipasi Begal, SamuderaKepri

Aceh, SK.co.id – Kasus begal yang terjadi di wilayah Kota Banda Aceh membuat berbagai pihak khawatir. Oleh karena itu seorang mahasiswa asal Aceh, Sulthan Alfaraby yang menganggap bahwa kondisi pembangunan di Kota Banda Aceh perlu dibenahi.

Sulthan Alfaraby mengatakan jika nantinya kasus begal ini berdampak kepada berbagai sektor di Kota Banda Aceh, karena Kota Banda Aceh selaku Ibu Kota Provinsi Aceh haruslah aman dan nyaman untuk ditempati.

“Kita sangat menyesali kejadian perempuan berinisial S (23) yang menjadi korban begal yang jatuh sampai koma waktu lalu dan kemudian juga kasus pembegalan yang dialami oleh dua mahasiswi sekitar kampus Darussalam. Kasus ini viral. Jangan sampai kasus ini berdampak ke berbagai sektor, sehingga banyak orang yang was-was datang ke Banda Aceh,” ucapnya, Senin (9/5/2021).

Lanjut Alfaraby, Kota Banda Aceh ini kan ramai mahasiswa yang berkuliah di sini, banyak orang yang mencari kerja juga serta banyak pendatang yang ingin menempati kota ini. Tentunya demi keamanan dan kenyamanan, Pemko harus memasang lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di wilayah gelap. Ada sejumlah aduan yang masuk ke saya bahwa ada wilayah-wilayah yang gelap dan bisa menjadi rawan kejahatan saat malam.

“Tentunya ini akan menepis niat jahat seseorang untuk melakukan kejahatan, karena kejahatan terjadi akibat adanya kesempatan. Kesempatan itu jika kita lihat kerap terjadi di wilayah gelap saat malam dan mahasiswi atau perempuan yang jadi korban akibat tak berdaya untuk minta tolong. Harusnya ini menjadi keprihatinan kita bersama,” ajaknya.

Sebelumnya, dikutip dari acehnews.id bahwa seprang mahasiswi di Banda Aceh berinisial S (23) menjadi korban begal. S terjatuh dari motor hingga koma saat mempertahankan tasnya yang diambil pelaku. Satuan Reserse Kriminal Polresta Banda Aceh kemudian meringkus begal sadis SR (28) di rumah orang tuanya di Gampong Peuniti, Baiturrahman, Banda Aceh. Warga Lheu Blang, Darul Imarah, Aceh Besar merupakan residivis Polresta Banda Aceh.(Red).

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

%d blogger menyukai ini: