fbpx

Terkait 3 SMA Di Kabupaten Lingga Gagal Di Bangun, Ini Kata Kasi Pendidikan Dan Tenaga Kependidikan

DPRD Batam

, Terkait 3 SMA Di Kabupaten Lingga Gagal Di Bangun, Ini Kata Kasi Pendidikan Dan Tenaga Kependidikan, SamuderaKepri

SK, Lingga – Kabar yang mencuat tentang gagalnya pembangunan SMA Di Kecamatan Singkep Selatan, Kabupaten Lingga yang terhenti saat memasuki tahap pelelangan, akhirnya dijawab oleh Dian Utama, SE, MH selaku Kasi Pendidik dan Tenaga Kependidikan SMA.

Dian menuturkan, “Berkaitan dengan kegiatan SMA Singkep selatan yang bersumber pembiayaan dari APBD, pekerjaan dimulai proses perencanaan, selesai perencanaan baru proses fisik berjalan melalui proses di ULP (Unit Layanan Pengadaan) dan LPSE (Layanan Pengadaan Secara Elektronik), seperti yang tertera di LPSE.

Dalam proses berjalan kegiatan tersebut dimasukkan ke pembahasan APBD Perubahan dan mengalami perubahan pagu anggaran”, ungkapnya, Kamis (19/09/2019).

Lebih lanjut ia mengatakan, Melihat perubahan tersebut Kepala dinas selaku pengguna anggaran, langsung menyurati ULP (Pokja) agar proses yang sedang berjalan untuk dibatalkan, karena apabila diteruskan akan menimbulkan persoalan baru, yaitu ke tidak sesuaian antara yang diumumkan dan ketersediaan anggaran.

“Setelah berkonsultasi dengan Pokja hal itu dimungkinkan, pada saat itu proses masih tahapan evaluasi.

Dikarenakan kegiatan ini dimasuk kan ke APBD Perubahan dan mengalami perubahan, saat ini kita masih menunggu kegiatan APBD P dimasuk kan ke SIRUP (Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan), baru bisa kita eksekusi kembali sesuai dengan ketersediaan dana”, papar Dian Utama.

Nantinya setelah dimasukkan ke SIRUP, pihaknya akan mengulangi proses pemilihan barang dan jasa semula yang dimulai dari perencanaan, dilanjutkan dengan lelang pengerjaan fisik.

“Mudah-mudahan secepatnya kita akan munculkan kembali di portal LPSE”, kata Dian.

Dian menambahkan, untuk di SMA Singkep selatan, pada tahun ini Disdik Provinsi Kepri juga mengalokasikan 1 buah ruangan dan WC melalui dana DAK tahun 2019 ini, bangunan ini sedang tahap pengerjaan. Insya Allah pada tahun tahun depan akan ada tambahan RKB lainnya.

“Bahasa singkatnya, kegiatan ini tidak dihilangkan, tapi berpindah semula di APBD menjadi di APBD Perubahan, dengan menyesuaikan perubahan perubahan dan kesesuaian anggaran. Jadi nanti kami menghitung ulang dari dana yang tersedia”, kilahnya.

Pembangunan SMA Singkep Selatan sudah masuk di DPA APBD Perubahan 2019, hanya saja anggaran yang tersedia agak berkurang dan bangunan juga berkurang serta waktu pekerjaan juga berkurang. Tetapi Disdik juga telah membangun ruangan dan WC melalui dana DAK.

“Kita liat anggarannya dan kita akan diskusi dengan konsultan perencanaan, dengan anggaran segitu, bisa tidak kita mendapat 2 rombel (ruang belajar)”, katanya.

Dian menamkan bahwa pembangunan SMA yang gagal terealisasi ditahun ini, Disdik Provinsi Kepri akan mengajukan kembali pada tahun mendatang.

“Kalau untuk sekolah baru yang lain yang ada di Kabupaten Lingga, Disdik akan memprogramkan dan mengusulkan pada tahun 2020, tetapi kita tunggu pembahasan selanjutnya”, tutup Dian Utama.(Ari)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: