Terkait Penyerangan Posko Covid-19 Jemaja Anambas, Dan Pemukulan Relawan Covid-19 Jemaja, Beda Orang dan Beda Tempat Kejadia, Ini Kronologisnya

DPRD Batam

Terkait Penyerangan Posko Covid-19 Jemaja Anambas, Dan Pemukulan Relawan Covid-19 Jemaja, Beda Orang dan Beda Tempat Kejadia, Ini Kronologisnya, Terkait Penyerangan Posko Covid-19 Jemaja Anambas, Dan Pemukulan Relawan Covid-19 Jemaja, Beda Orang dan Beda Tempat Kejadia, Ini Kronologisnya, SamuderaKepri

SK, Anambas – Terkait diserangnya Posko Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kecamatan Jemaja di Anambas, Sabtu (18/4/2020) malam. Kejadian tepatnya di depan kantor rumah dinas camat Jemaja.

Dan juga pemukulan dan pengeroyokan terhadap Roni Kurniawan merupakan relawan Covid-19 Kecamatan Jemaja di Anambas. Pelaku pemukulan yang berjumlah tiga orang sudah di amankan di kantor Polsek Jemaja.

Hasil penyelusuran Media samuderakepri.co.id, kamis 22 April 2020, adanya simpang siur informasi dan berita yang di sampaikan ke publik bahwa penyerangan posko covid 19 dengan pemukulan pengeroyokan terhadap Roni Kurniawan merupakan relawan Covid-19 Kecamatan Jemaja di Anambas beda orang dan beda tempat kejadian.

Seperti yang di sampaikan sumber yang didapat media ini.
Dari hasil wawancara awak media, “Amri menjelaskan, “Apa yang di tuduhkan kepada tiga pelaku yang sudah di tahan adanya kesalah pahaman pasalnya penyerangan posko covid 19 dan kejadian pemukulan tidak lah sama orangnya,”.

Jadi di sini saya jelaskan ada beberapa hal yang tidak ada keadilan apa yang terjadi saat ini yang pertama ada penyerangan posko covid 19 di depan rumah dinas camat jemaja sampai hari tanggal 22 Apri 2020, sekelompok orang ini belum di proses secara hukum.

Selaku orang tua anak yang dituduh menyerang ke posko covid 19 oleh pak lurah isti subandi saya tidak terima atas berita media yang tersebar ke publik, karena ketiga pelaku yang ditahan saat ini tidak ada mendatangi posko covid 19 atau menyerang ke sana, Di saat kejadian mereka bertiga anak ini berada di rumah.

Saya selaku orang tua yang di tuduhkan meminta kepada pihak hukum tolong di tindaklanjuti secara hukum yang berlaku atas penyebaran berita yang luas yang tidak benar.

Dan Roni Kurniawan (Korban Pemukulan di depan BSM) pun menerangkan bahwa ketiga pelaku ini tidak ada mendatangi dan menyerang ke posko covid 19 dan juga sekaligus polisi pun sedemikian emang benar ke tiga anak ini tidak mendatangi dan menyerang posko covid 19 kok bisa pak lurah isti subandi menyampaikan kepada pihak media ketiga pelaku pemukulan ini yang menyerang posko covid 19.

Sedangkan yang menyerang posko covid 19 ada sekelompok orang lain, saya selaku orang tua anak yang di tuduhkan meminta kepada pak luran isti subandi tolong dipertanggung jawabkan atas tuduhan tersebut.

Karena kejadian yang mendatangi posko covid 19 ketiga anak ini berada di rumah dan di tangani oleh Jeki adalah orang yang awal membuat pekara ini datang kerumah meminta bantuan kepada anak ini, saat itu anak-anak ini sedang duduk di rumah langsung keluar, dengan menyebutkan bajunya sobek di tarik oleh Roni, saat ditanya oleh jeki, Roni lewat langsung di stop, anak ini baru menanya ke roni jangan jalan dulu, kau mau lawan siapa aku atau RK atau AD lalu Roni menentang melawan maka terjadilah pemukulan di depan Kantor Bank Syariah Mandiri (BSM).

Dari pihak keluarga meminta juga kepada pihak hukum untuk di proses secara hukum pelaku penyerangan posko covid 19, sampai saat ini masih berkeliaran di luar, Ungkap Amri. (Riandi)

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: